Gani Mugni, Sosok Dibalik Kesuksesan Dini dan Kurnia Raup Medali di Peparpeda Banten

39
Gani Mugni Kepala Sekolah Khusus YKDW 02 Kota Tangerang (tengah) pemandu bakat siswa ke jalur olahraga /dit
Katakota.com- Dibalik kesuksesan Dini Cahyani dan Kurnia Mareta Hapsari meraih prestasi di PEPARPEDA VII Banten ada sosok Gani Mugni kepala Sekolah YKDW 02 yang memandu dan menyalurkan minat bakat siswanya itu ke olahraga yang disukai.
Sebelum menjadi kepala Sekolah, Gani Mugni merupakan guru mata pelajaran Pendidikan Jasmani dan olahraga. Gani yang pertama kali mengetahui Dini memiliki kemampuan atletik dan Kurnia di olahraga Renang.
“Dini saat pelajaran olahraga saya lihat minat bakatnya di atletik, Dini larinya paling cepat dibandingkan teman-teman lainnya. Begitu juga dengan Kurnia saat mengikuti program berenang dari sekolah dia aktif dan berani,” ujar Gani.
Setelah mengetahui dan memastikan keduanya dapat menjadi bibit atlet, Gani menghubungi orangtua keduanya.
“Saya ajak bicara orangtuanya dan menyampaikan terkait minat bakat anak-anak di sekolah agar dapat diarahkan menjadi atlet, kedua orangtua mereka pun mendukung salah satunya rutin mengantarkan anaknya saat latihan,” katanya.
Gani menjelaskan, pihak sekolah mendukung siswanya berprestasi di berbagai bidang termasuk olahraga. Sekolah khusus YKDW 02 rutin mengirimkan atlet paralimpik di berbagai even baik tingkat Provinsi maupun nasional.
“PEPARPEDA VII ini kami mengirim 4 atlet kategori disabilitas tuna rungu dengan menyumbangkan 7 dari 12 medali emas yang dikumpulkan kontingen Kota Tangerang. Pencapaian ini mengangkat posisi dari even sebelumnya berada di posisi 4 sekarang Runner Up Juara umum” ungkapnya.
Gani menambahkan meski menjadi atlet siswa disabilitas tetap ingin bekerja di perusahaan. Biasanya selepas lulus SMA siswa mengikuti pelatihan di Balai milik Pemerintah pusat di Jakarta.
“Kedepan banyak sekali even, bukan hanya tingkat pelajar  untuk Paralimpik umum juga ada termasuk ke level nasional. Harapannya dapat memberikan yang terbaik bagi diri sendiri, orangtua dan Kota Tangerang,” pungkasnya.(Adit)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.