Tangerang, Katakota.com – Dalam rangka merayakan hari jadinya yang ke-7, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Reformasi Masyarakat Banten (Geram Banten), mengadakan beragam acara menarik diantaranya, pentas seni budaya yang mengangkat tema,” Pendidikan Untuk Menumbuhkan Jiwa dan Membuatnya Merdeka”.
Acara yang dihadiri oleh Unsur Muspika Kecamatan Jayanti, Tokoh Pendidikan, Tokoh Masyarakat, Ketua Umum Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Arist Merdeka Sirait, Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Tangerang, Dewi Sundari, Artis atau pelawak Yadi Sembako, serta ratusan siswa dan anggota LSM Geram tersebut, dilaksanakan di halaman SDN 4 Cikande Jayanti, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang.
Ketua LSM Geram Banten, Alamsyah mengatakan, pada HUT yang ke 7 ini, Geram Banten akan fokus membantu dan mendukung dunia pendidikan di Banten.
“Insya allah kami akan fokus untuk membantu pembangunan pendidikan, tidak hanya di Kabupaten Tangerang saja, tapi juga di Banten,” kata Alamsyah.

Menurut Alamsyah, pembangunan dunia pendidikan, merupakan masalah yang harus di tangani secara serius, karena dari pendidikan yang bermutu akan menghasilkan generasi yang berkualitas.
“Kita harus akui bahwa saat ini masih banyak sekolah yang fasilitasnya kurang memadai, insyaallah kedepan Geram Banten akan bekerja sama dengan Pemerintah Daerah maupun Pusat, untuk meningkatkan dunia pendididikan baik dari segi kualitas maupun fasilitasnya,” ujar Alamsyah.
Sebagai Lembaga yang hadir dari masyarakat dan untuk masyarakat, jelas Alamsyah, Geram Banten hadir untuk membantu masyarakat dan meningkatkan pembangunan bersama-sama dengan masyarakat dan Pemerintah Daerah.
“LSM bukan untuk menakut-nakuti, tapi LSM yang lahir dari masyarakat harus membawa manfaat bagi masyarakat, insyaallah LSM Geram Banten akan selalu komitmen untuk membatu dan membangun demi kepentingan masyarakat,” ucapnya
Sementara, Ketua Umum Komnas PA, Arist Merdeka Sirait sangat mengapresiasi LSM Geram Banten, yang telah peduli terhadap dunia pendidikan, dimana sekolah adalah tempat anak untuk menimba ilmu dan berinteraksi dengan dunia luar.
Dengan dunia pendidikan yang memadai untuk anak, kata Merdeka, tentunya akan memutus mata rantai kekerasan terhadap anak.
“Di Kabupaten Tangerang kasus kekerasan terhadap anak masih cukup tinggi, dan melalui momentum HUT Geram yang mengangkat kemerdekaan anak, tentunya Komnas PA bersama Geram sepakat untuk memputus mata rantai kekerasan terhadap anak, melalui program perlidungan anak sekampung,” kata Merdeka.
Dengan 29 Kecamatan dan jumlah penduduk sekitar 3,5 juta jiwa, tambah Merdeka, tentunya Kabupaten Tangerang, adalah salah satu wilayah zona merah terhadap kekerasan anak.

“Banten urutan ke 8 dari 34 provinsi, terhadap kekerasan terhadap anak. Untuk memutus mata rantai, Komnas PA melalui Pokja di Kecamatan dengan program perlindungan anak sekampung dan kerjasama antar Lembaga dan Pemerintah Daerah, akan dapat membatu melindungi anak dari kekerasan,” jelasnya.
Untuk diketahui, perayaan hari jadi LSM Geram Banten, yang mengangkat tema,” Pendidikan Untuk Menumbuhkan Jiwa dan Membuatnya Merdeka” itu, dimeriahkan seni budaya yang ditampilkan oleh siswa siswi SDN 4 Cikande Jayanti.
Acara tersebut, bertambah meriah dengan penampilan Artis dan Pelawak Yadi Sembako, yang membawakan sejumlah lagu religius dan lawakkan kocak yang membuat seluruh yang hadir dalam acara tersebut tertawa.
(Mad sutisna/KK).



























