Ini Kata Fraksi di DPRD Soal Kartu Identitas Anak

11
Fraksi DPRD soal kartu identitas anak,(adit/Katakota.com)

Tangerang, Katakota.com– Fraksi di DPRD menyampaikan pandangan umumnya atas penerbitan Kartu Identitas Anak (KIA) melalui Raperda perubahan kedua atas peraturan daerah nomor 4 tahun 2010 tentang penyelenggaraan administrasi kependudukan. Rabu (21/3).

Juru bicara partai Golkar Kosasih mengatakan, kartu Identitas Anak (KIA) dinilai tidak mendesak. Pemkot Tangerang diminta menyelesaikan permasalahan warga yang belum memiliki KTP elektronik.

“Fraksi partai Golkar menyambut baik niat Pemkot Tangerang dalam pembuatan KIA namun kami berharap terlebih dahulu menyelesaikan permasalahan yang berkaitan dengan KTP elektronik,” ujar Kosasih.

Menurutnya KIA tidak mendesak layaknya KTP elektronik. keberadaannya masih bisa digantikan oleh akta kelahiran.

Sementara juru bicara PDI Perjuangan, Sumarti mengungkapkan, dalam mempersiapkan KIA harus dipastikan SDM dan perangkat pendukung teknis serta ketersediaan blangko dan anggaran yang cukup.

“Dinas terkait harus punya target setiap tahunnya berapa penerbitan KIA,” kata dia.

Siti Hayani dari Partai Demokrat mengatakan KIA selain sebagai indentitas juga berguna untuk berbagai hal diantaranya mendata sekolah, data imigrasi, mendaftar BPJS, membuka tabungan, berobat ke rumah sakit, identifikasi jenasah korban anak terhindar dari pemalsuan identitas anak dan korban illegal traficking.

“Setelah ditetapkan maka Pemkot harus siap dalam pembuatannya dengan dana yang besar yakni harus sediakan blangko dan perangkatnya, kami dorong Pemkot harus siap dan mampu laksanakan walaupun biaya yang tinggi,” ucapnya.

 

Sebelumnya diketahui Pemkot Tangerang menyampaikan Raperda perubahan kedua atas peraturan daerah nomor 4 tahun 2010 tentang penyelenggaraan administrasi kependudukan. Selasa (20/3).(dit)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

 

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.