Kemeriahan Drama Musikal Mahapatih Gajah Mada

21
MENANAMKAN JIWA PATRIOTISME SEJAK DINI MELALUI TOKOH MAHAPATIH GAJAH MADA

Siswa-siswi BINUS School Serpong kembali berkarya. Setelah murid SMP-SMA sukses menuai decak kagum dari penampilan The Love Letter, kini giliran murid TK-SD yang mencuri hati para penonton dengan penampilan drama musikal Maha Patih Gajah Mada.

Tidak tanggung-tanggung, produksi drama musical ini melibatkan 213 siswa-siswi TK dan SD, 147 guru, dan 33 orangtua murid. Berkat dekorasi yang dilakukan oleh para guru, Sjuman Hall Binus School Serpong tampak seperti jaman kerajaan, memang produksi kali ini hendak menghidupkan kembali sejarah dan budaya bangsa Indonesia dengan tujuan untuk menanamkan nilai-nilai bangsa kepada siswa-siswi Binus School Serpong.

Drama musikal ini yang didukung oleh Sariayu Martatilaar, Sweet Escape, Samyang, Green, Kiddo Creative, Mentari, Cheeky Monkey, Engineering for Kids, Yamaha, 

Pagelaran ini merupakan tulisan hasil karya dari guru Binus School Serpong sendiri yang terinspirasi dari salah satu pahlawan nasional Indonesia, Gajah Mada, simbol dari jiwa patriotisme dan kesatuan nasional.

Siswa-siswi Binus Serpong dalam pementasan Gajah Mada /Ist

Jaka, seorang anak yatim piatu dari desa Mada memiliki sebuah cita-cita yang tinggi, Ia ingin menolong Ibu Pertiwi untuk menyelamatkan dan menyatukan Nusantara. Di bawah bimbingan orang tua angkatnya yang berhati mulia dan dukungan dari sahabat-sahabatnya, Jaka bertumbuh menjadi pemuda yang pemberani.

Setelah dianugerahi nama dan gelar baru, Mahapatih Gajah Mada, ia menjadi salah satu tokoh terhebat di kerajaan Majapahit.

Cerita ini adalah cerita perjalanan hidup Mahapatih Gajah Mada, dimulai dari hidupnya yang sederhana hingga masa kejayaannya di Majapahit. Kepemimpinan dan kerja kerasnya digambarkan di dalam kisah yang menunjukkan kesuksesan, tantangan dan bagaimana ia mengatasi tantangan tersebut untuk menggapai mimpinya, menyatukan Nusantara. Ini ada sebuah cerita mengenai seseorang yang dapat membuat perubahan karena kecintaannya terhadap tanah airnya. 

“Tokoh Gajah Mada ini mencerminkan nilai yang memang ingin kami galakkan di sekolah, yaitu Patriotisme. Binus School Serpong memang sekolah yang mengadopsi kurikulum internasional, namun kami percaya dan tekankan ke siswa-siswi bahwa karakter yang tidak melupakan dimana akar kita bertumbuh itulah yang akan membawa kita untuk sukses di dunia global, dalam hal ini adalah Indonesia. Oleh sebab itulah kami mengangkat tema Maha Patih Gajah Mada,” ujar  Elsie L. Bait, Kepala Sekolah TK-SD Binus School Serpong.

Tidaklah mudah mencapai kekompakan dari 393 orang, oleh karena itu, persiapan pun dilakukan selama 7 bulan. Dengan talenta yang berbeda-beda, mereka dipersatukan untuk saling melengkapi hingga menjadi karya luar biasa. Seluruh orang yang terlibat mempunyai tujuan yang sama, yaitu memberikan yang terbaik. Proses inilah yang penting dalam sebuah produksi, pembelajaran karakter kerja sama, kerja keras, kesabaran, pantang menyerah, termasuk dalam persiapan ini. Seluruh bakat dan kerja keras siswa-siswi, guru, dan orangtua pun berhasil ditampilkan dengan luar biasa. Adapun talenta yang dilibatkan dalam Maha Patih Gajah Mada ini yaitu seni peran, tari-tarian, angklung, drum band, paduan suara, taekwondo dan juga seni rupa.

“Binus Serpong sangat bangga akan setiap produksi yang dilakukan dan akan terus berkarya dengan mengasah dan menampilkan bakat dan potensi yang dimiliki para BINUSIAN. BINUS SCHOOL Serpong juga berharap agar bakat ini tidak berhenti di produksi ini saja, namun terus dikembangkan hingga mampu untuk berdampak bagi Indonesia dan bahkan dunia”paparnya.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

 

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.