Kendala Polisi Menumpas Jaringan Santoso

19
foto: http://koranbangkit.com/

Jakarta, KataKota – Sudah hampir beberapa bulan ini kita mendengar pemburuan polisi kepada jaringan teroris Santoso gencar dilakukan, namun hingga saat ini belum juga tertangkap. Diketahui, 29 buron jaringan teroris Santoso yang menjadi target operasi Tinombola diyakini berada di wilayah Lembah Napu yang meliputi Kecamatan Lore Utara, Lore Timur, Lore Piore, dan Lore Tengah, Poso, Sulawesi Tengah.

Kepala BNPT Komjen Tito Karnavian, dikutip dari beritasatu.com mengatakan, bila ada dua faktor yang menjadi penghalang penangkapan mereka kendati sudah ribuan anggota TNI-Polri dikerahkan dalam Operasi Tinombala disana.

“Bukan untuk menjadi alasan ya tapi faktanya saya dua tahun pernah operasi di sana tahun 2005-2007. Ratusan orang sudah saya tangkap di sana. Itu medannya sangat berat sekali. Dulu mereka bermain di kota sekarang mereka bermain di hutan,” kata Tito.

Poso akan dijadikan oleh jaringan ini sebagai qoidah aminah atau wilayah aman sebagai cikal bakal untuk menguasai teritorial. Syaratnya qoidah aminah itu ada dua yaitu masyarakat pendukung dan medannya ideal. Inilah hambatan itu.

“Di Poso sebagian masyarakat muslim dukung, kenapa? Mereka masih marah dan dendam dengan konflik masa lalu. Kedua medannya ideal untuk gerilya karena hutannya sangat lebat,” sambungnya.

Tito menceritakan pengalamannya sebagai Kapolda Papua selama dua tahun. Menurutnya di sana hutan terlebat ada di Mamberamo dan di daerah Asmat. (eq/kk)

 

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.