Masih Ada Kendaraan Sipil yang Gunakan ‘Tot Toto Wuk Wuk’ di Jalan Sudirman

4

Suara rotator dan sirine atau yang kini disebut tot tot wuk wuk terdengar melintas di sejumlah ruas jalan di Jakarta. Salah satunya di Jalan Jenderal Sudirman menuju Jalan MH Thamrin, maupun arah sebaliknya.

Dalam pantauan kumparan, pada Jumat (19/9) pagi, selama sekitar kurang lebih satu jam sejak pukul 07.00 WIB hingga pukul 08.00 WIB, ada sekitar 26 kendaraan berotator yang melintas.

Kendaraan tersebut bervariatif, mulai dari pelat TNI, Corps Diplomatique, pelat ‘ZZH’, mobil ambulans, hingga mobil tahanan. Terlihat juga sejumlah kendaraan berpelat sipil yang menggunakan rotator.

Adapun rinciannya yakni satu mobil Corps Diplomatique, satu mobil pelat TNI, dua mobil patroli kepolisian, satu mobil tahanan, tiga mobil dari korps Brimob, empat mobil ambulans, dan lima mobil berpelat sipil.

Sisanya yakni mobil berpelat ‘ZZH’. Rombongan mobil ini jarang terlihat sendirian. Mereka tampak beriringan dengan mobil lainnya dikawal oleh voorijder.

Sejumlah pengguna jalan pun terlihat melipir dan membuka jalan agar kendaraan yang dikawal itu dapat melintas tanpa hambatan.

Belakangan ini ramai gerakan di publik dan media sosial yang meminta pejabat dan pengguna kendaraan untuk tak menyalakan sirene, strobo, dan rotator ilegal di jalan.

Gerakan bernama ‘Stop Tot Tot Wuk Wuk di Jalan’ ini telah ramai digaungkan publik di media sosial. Beberapa bahkan telah memasang stiker bertuliskan ‘Stop Sirene dan Strobo’.

Stiker lain bertuliskan ‘Penggunaan sirene dan strobo hanya diperbolehkan untuk ambulans dan Damkar’.

Gerakan ini muncul imbas kemarahan publik akibat penggunaan sirene, strobo, dan rotator yang tak sesuai peruntukan, khususnya penggunaan di jalan protokol dan kawasan wisata.

Source: Kumparan.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.