Tangerang, Katakota.com- Olahraga Muay Thai secara perlahan tapi pasti sekarang mendapat tempat di Indonesia. Tidak sedikit yang menjadikan seni beladiri asal Thailand ini sebagai bagian dari gaya hidup termasuk kepada kaum hawa Salah satunya Siska Antolis (29).
Berawal dari hanya hobi berolahraga atau gym, perempuan yang bertempat tinggal di Alam Sutera, Serpong, Kota Tangsel ini sejak tahun 2013 tertarik dengan Muay Thai.
Baginya hobi seperti ini tidak lagi menjadi miliknya kaum laki-laki saja, karena Muay Thai adalah seni beladiri yang dapat digeluti oleh siapa saja.
Perasaan takut untuk memulai sempat menghinggapi karena resiko babak belur terhadap pukulan. Tampak sekilas mirip seperti tinju maupun kick boxing. Baginya Muay Thai tidak sekadar berkelahi biasa dikarenakan Muay Thai adalah seni beladiri yang sakral karena di negara asalnya memiliki cara tradisional yang harus dipatuhi sebelum bertanding.
Selain itu Muay Thai baginya menarik karena dalam setiap serangan maupun pertahannya memiliki nilai-nilai tersendiri.
“Awal-awal muka babak belur terkena pukulan sekarang sudah terbiasa, keunikan dan kesakralan dalam bertanding yang membuat saya seru dan tertarik dengan Muay Thai,” ujar Siska saat ditemui di Vida Muaythai di Alam Sutera, Kota Tangerang.
Sebelum bertanding Siska yang sudah sering mengikuti turnamen di Thailand ini mengatakan, setiap pemain Muay Thai diwajibkan mengikuti aturan di mana apabila pemain laki-laki wajib memasuki ring dengan menaiki tali ring serta untuk perempuan harus dari bawah ring. Setelah itu keduanya harus memberikan penghormatan kepada sesama, wasit, juri serta penonton melalui tarian yang diiringi musik tradisional khas Thailand.
Setelah iringan musik selesai maka pertandingan dimulai dengan waktu pertandingan yang telah disepakati. “Seni yang dimaksud adalah seni delapan tungkai karena tekniknya lebih banyak menggunakan delapan bagian tubuh untuk menyerang dan bertahan, yakni kedua kaki, tungkai, tulang kering, lutut, dan siku,”ujarnya.
Perempuan berkulit putih ini mengatakan, untuk menentukan pemenang dalam Muay Thai diputuskan melalui dewan juri. Menurutnya di Indonesia dengan Thailand memiliki cara pandang yang berbeda dalam menentukan pemenang di mana di negara asalnya dinilai dari siapa yang paling kuat bertahan sedangkan di Indonesia tergantung kepada kewenangan juri.
“Di ring kita merasa kalah tetapi tidak demikian dengan keputusan juri karena mereka memiliki pandangan sendiri,” ungkapnya.(ACW)























