Ngadino ajak seniman isi ruang hiburan melalui kesenian

10
Ngadino( paling kanan) saat berdiskusi dengan seniman di Sanggar Jampi Kangen/ist

Di tengah pandemi yang sudah terjadi selama hampir satu. Banyak aktifitas masyarakat yang berubah. Kegiatan sosial dan budaya yang biasanya menjadi hiburan masyarakat di akhir pekan, kini dihentikan sementara untuk menghindari terjadinya kerumunan. Namun, berbeda dengan Ngadino sebagai pelestari budaya di kota Tangerang yang tetap eksis melestarikan berbagai kesenian melalui berbagai saluran kanal informasi.

Ngadino yang merupakan Pimpinan Sanggar Jampi Kangen berlokasi di Karawaci Kota Tangerang mengatakan kesenian harus tetap eksis di tengah – tengah masyarakat sebagai kebudayaan yang tak boleh hilang dilekang waktu. Apalagi di masa pandemi seperti ini, ketika orang membutuhkan hiburan, maka kesenian asli Indonesia harus hadir mengisi ruang kehidupan masyarakat.

“Kesenian gamelan dan sebagainya bukan hanya cukup diketahui tetapi dilestarikan dengan dikenalkan lebih dalam pada anak – anak agar budaya Indonesia tak hilang ditelan perkembangan zaman,” katanya.

Oleh karena itu dirinya selalu merangkul setiap seniman yang memiliki komitmen untuk memajukan kebudayaan Indonesia. Sebab rasa cinta akan memberikan dorongan kepada setiap orang untuk berbuat lebih baik dari yang disukainya, termasuk kesenian.

Kemajuan teknologi dan informasi yang ada saat ini, bisa dijadikan media untuk menjalin silaturahmi dengan seniman dari berbagai daerah. Kemudian, saluran media sosial juga sebagai wadah untuk menyebarkan kesenian Indonesia ke pelosok Nusantara. “Kita ingin tegaskan bahwa masih banyak seniman yang terus eksis melestarikan kebudayaan Indonesia,” katanya.

Susilo Hartono selaku pengurus Yayasan SMK Citra Nusantara Panongan mengatakan dirinya merasa senang bisa tampil di Sanggar Jampi Kangen milik Ngadino sebab dapat mengenalkan kesenian Indonesia seperti Gamelan kepada warga.

Bahkan dirinya memberikan apresiasi kepada Ngadino yang tetap eksis dalam melestarikan budaya di tengah pandemi meski memiliki kesibukan lain sebagai ketua PBVSI Kota Tangerang dan juga Notaris.

“Bentuk cinta Ngadino kepada kesenian dan kebudayaan sudah terbukti dengan eksistensinya selama ini untuk tetap memberikan perhatian kepada seniman dan juga keberadaan seni di tengah masyarakat,” ujarnya.(dit)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

 

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.