Tangerang, Katakota.com — Pertikaian kembali terjadi di kawasan pasar induk tanah tinggi Jl. Sudirman Kel Tanah Tinggi, Tangerang, antara dua kelompok pemuda. Akibat kejadian yang dipicu kesalapahaman itu, empat orang dikabarkan mengalami luka-luka, Tangerang, Sabtu (30/12) malam.
Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh Katakota.com, pertikaian diawali pada saat pihak managemen pasar Induk Tanah Tinggi yang diawali oleh Ahmad alias H. Ompong dan didampingi sekitar 10 anggota FBR ingin memberikan surat sosialisasi berupa undangan kepada para pedagang dalam rangka pertemuan antara para pedagang pasar dengan pihak managemen pasar pada Kamis 04 Januari 2018 Pkl 15.00 Wib di kantor PITT.
Namun, pada saat petugas sosialisasi tiba di lapak Siswanto, ia berteriak teriak dengan kata-kata provokator, sehingga mengundang pedagang yang lain, kemudian Siswanto dipukul oleh Ahmad alias Ompong dan langsung diamankan ke kantor pasar induk.
Atas kejadian tersebut para pedagang pasar beramai ramai mengejar kelompok FBR, dan FBR lari keluar pasar.
Setelah kejadian tersebut beredar isu bahwa kelompok FBR akan menyerang kelompok Kupang, kurang lebih 250 orang orang dari kelompok Kupang berkumpul di depan pasar Induk Tanah Tinggi sambil mencari kelomlok FBR.
Dalam kejadian ini yang menjadi korban atas nama Marselinus Subun dari kelompok Kupang, Siswanto sebagai pedagang, Sanan pedagang, dan salah satu kontributor televisi dari Tv One Kusnaedi turut menjadi sasaran pemukulan dari kelompok Kupang, akibatnya ia mengalami luka pada pelipis.
Saat ini situasi sudah kondusif dan dalam penjagaan oleh aparat kepolisian jajaran Polrea metro Tangerang Kota.
Penulis. : Roy
Editor. : Qy






























