
Tangerang,Katakota.com-Untuk menarik minat entrepreneur muda dilakukan Bank Mandiri dengan menggelar Wirausaha Muda Mandiri (WMM). Program WMM itu, menyasar bidang teknologi untuk layanan keuangan atau FinTech.
Para wirausaha muda kategori itu memperoleh program binaan dukungan pembiayaan bisnis melalui Mandiri Capital Indonesia.
Dijelaskan Area Business Head Tangerang Bintaro PT Bank Mandiri Robert Hendrik, memberi kesempatan kepada mahasiswa pihaknya juga mengunjungi kampus. Diantaranya kampus bisnis Prasetya Mulya BSD.
“Kampus itu top karena mulai dari awal kuliah sudah mulai bisnis. Mahasiswa sudah menerapkan bisnis sejak di kampus,” kata Robert.
Dijelaskannya, digital fintech merupakan kategori baru dalam bidang usaha teknologi dalam ajang tahunan WMM. Bidang usaha lainnya seperti industri perdagangan, jasa, wirausaha kreatif, boga, dan sosial.
“Ajang tahunan WMM bukti komitmen Bank Mandiri mendukung pengusaha muda. Pencipta lapangan kerja, memberi inspirasi.Menarik para inovator muda dibidang fintech untuk berkompetisi,” ungkapnya.
Seluruh finalis WMM nantinya akan mendapat akses pembiayaan melalui fasilitas Kredit Usaha Kecil (KUR) Bank Mandiri. Tujuannya agar para wirausaha muda tersebut dapat mengembangkan usaha sehingga bisa berlanjut.
Untuk tahun WMM 2016 mengusung tema muda, inovatif dan peduli.
Kegiatan itu menjadi elemen penting untuk menciptakan ekosistem wirausaha yang kondusif. Mengembangkan wirausaha yang tangguh, visioner, inovatif, memiliki daya saing.
Perseroan juga berupaya mendukung pemenang dan finalis untuk melindungi hak kekayaan intelektual terkait bisnis yang digeluti melalui berbagai program pelatihan dan pembinaan.
Saat ini tedapat 8100 wirausaha muda baru yang jadi mitra sinergi pengembangan usaha.
Program tersebut bisa menarik minat mahasiwa untuk mendaftar sampai 31 Desember 2016 melalui website Bank Mandiri.
Proses pendaftaran WMM bisa dilakukan melalui website www.wirausahamudamandiri.co.id.
Peserta akan diseleksi mengikuti tahap ada administrasi, survei lapangan, penjurian wilayah untuk diseleksi nasional.
Selain itu, acara itu juga menghadirkan pengusaha muda Nicholas Kurniawan. Sebagai alumni Prasetiya Mulya ia sukses menjadi pemenang wirausaha muda mandiri 2013 untuk kategori industri.
Nicholas berbagi inspirasi dengan mahasiswa untuk jadi entrepreneur. Dia menekuni bisnis eksportir ikan hias.
Sementara itu, David Yuwono alumni Prasetiya Mulya juga berbagi kisah pengalamanya mengikuti WMM.
Dijelaskan David, ketika itu program tersebut ia duduk di semester tiga dikampus Prasetya Mulya pada 2011. Melalui bisnis Dry Bag, ia membuat tas dari bahan jins.
“Saya cari pemasoknya sendiri.
Beli barang beli merk. Kain jins ketika itu sedang tren hingga sekarang. Pelajaran marketing di kampus memotivasi saya,” kisahnya.
Untuk memulai bisnis berlawanan dari ide orang lain pikirkan. Banyak konsep bisnis yang bisa dibuat mulai dari situ.
“Kenapa bahan jins tidak dibuat tas, karena kalau celana jins sudah biasa digemari anak muda,”ucapnya.
Modal awal Rp 800 ribu dibuat sampel ditawarin ke teman-teman kampus.
Cara awalnya dari modal 800 ribu dapat delapan tas. Lalu di beli pakai bayar dimuka Rp 50 ribu.
“Di hari ke tiga dapat 100 tas. Lalu saya ikut program lomba WMN 2013 ikut lomba karena hadiah,” ucapnya.(ACW)






















