Pemkot Tangerang bangun community center

2

Kepala Bidang Bangunan Dinas Perkim Kota Tangerang, Fachri Wahyudi, menyebut tahun ini berencana membangun community center. community center ialah bentuk lain dari posyandu dengan fungsi yang diperluas.

“Dulu namanya posyandu, lalu kenapa diganti? Karena kita ingin gedungnya nantinya lebih bermanfaat. Jika posyandu hanya digunakan oleh kader posyandu dan hanya dimanfaatkan pada saat-saat tertentu saja, maka ketika menjadi community center semua bisa memanfaatkannya,” papar Fachri.

Dikatakannya, saat ini juga sudah ada  posyandu yang dimanfaatkan oleh masyarakat untuk lebih dari sekadar kegiatan timbang dan imunisasi bayi, seperti untuk PAUD, tempat les dan lain sebagainya. Namun nyatanya masih banyak posyandu yang difungsikan jadi posyandu semata.

“Padahal posyandu paling kegiatannya hanya sebulan sekali. Dengan berubah nama menjadi community center nanti diharapkan yang memegang kunci bukan kader ibu-ibu saja, melainkan pak RW juga ikut sehingga fungsinya nanti lebih kepada pusat komunitasnya masyarakat di situ, termasuk bisa untuk rapat warga atau kegiatan lainnya,” terangnya.

Fachri melanjutkan, bukan saja dari segi fungsi, nantinya secara fisik community center juga akan berbeda dengan posyandu meski tidak secara menyeluruh. “Tampilan berubah tapi tidak semua. Inikan hanya bangunan satu lantai dan mungkin ada juga beberapa yang dua lantai. Tergantung situasi dan kondisi perubahannya,” terangnya.

Fachri menyebut kemungkinan ada 10 community center dan bakal dibangun di beberapa kecamatan. “Yang jelas masih kita lakukan survei lahan,” tutupnya.(dit)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

 

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.