Petugas Avsec Bandara Soetta Gagalkan Penyelundupan Bayi Lobster

8
Ilustrasi baby lobster

TANGERANG, Katakota.com – Kasus penyelundupan benih lobster masih saja kerap terjadi di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang. Kejadian itu berlangsung di Terminal 2 Bandara Soetta pada Rabu (2/5/2018) malam. Penyelundupan bayi lobster ini dimasukan ke dalam 22 kemasan plastik di koper milik penumpang maskapai Batik Air.

Tujuan penerbangannya yakni Kendari – Ujung Pandang – Bandara Soekarno Hatta. Saat di Kendari, koper tersebut lolos dari pemeriksaan petugas Bandara setempat.

Berkat kejelian petugas Avsec Bandara akhirnya bisa diamankan oleh petugas . Hal ini diungkapkan langsung oleh Branch Communication Manager Bandara Soekarno Hatta, Haerul Anwar.

Ia menjelaskan pemilik koper tersebut berencana menyelundupkan benih lobster ini ke Singapura. Dengan menggunakan maskapai yang sama.

Terlihat dari label tanda bagasi terdaftar dengan kode CGK – SIN yang menempel pada koper itu. Pelaku penyelundupan hingga kini tengah dalam pengejaran aparat.

“Kami hampir dikelabui oleh pelaku. Pada koper berwarna hitam ini melekat stiker Fragile. Seolah – olah koper tersebut berisikan benda pecah belah,” ujar Haerul kepada Warta Kota di Bandara Soetta, Tangerang, Kamis (3/5/2018).

Petugas sempat menaruh curiga. Dan dilakukan pemeriksaan berkali – kali.

“Kami periksa ulang menggunakan mesin X-Ray. Curiga dan penasaran, terpaksa dilakukan pemeriksaan manual,” ucapnya.

Pada saat dibuka, ternyata koper ini di dalamnya bersisikan 22 kemasan plastik yang di dalamnya bayi lobster. Haerul menyatakan pihaknya selalu melakukan pengawasan ketat terhadap penumpang mau pun barang bawaan.

 

“Ini kami lakukan untuk mengantisipasi dan mencegah upaya penyelundupan agar tidak lolos dari Bandara Soetta,” kata Haerul.

 

Ia menerangkan total barang bukti yang berhasil diamankan yakni sebanyak 990 ekor bayi lobster. Kemudian jajarannya menyerahkan ke Balai Besar Karantina Ikan Pengendalian Mutu (BKIPM) Bandara Soetta.

 

“Benih lobster ini akan dilepas liarkan ke habitat aslinya pada hari ini,” paparnya.

Penulis. : Redakai
Editor: Qy
Uploader: cecep r.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here