PMI Kota Tangerang Gencarkan Kegiatan Donor Darah Di Rumah Saat Pandemi Covid19

16
Foto Dok PMI Kota Tangerang

Tangerang, Katakota.com -Stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang menipis. Penurunan stok tersebut terjadi lantaran efek domino atas wabah virus corona tipe baru, SARS-CoV-2, di wilayahnya.

PMI Kecamata Benda terus melakukan kegiatan donor darah di rumah untuk membantu memenuhi kebutuhan stok darah yang ada di PMI kota Tangerang.

Hasbullah selaku ketua PMI kecamatan Benda mengatakan Alhamdulillah saat ini kami terus melakukan kegiatan donor darah di rumah untuk mengajak para anggota dan masyarakat yang ada di sekitar rumah supaya terbangun untuk terus membantu saudara-saudara yang saat ini membutuhkan darah di rumah sakit.

Kepala Unit Donor Darah PMI Kota Tangerang dr. David H Sidabutar mengatakan Layanan mendatangi donor kerumah dan antar-jemput donor darah dilakukan untuk memenuhi stok darah yang saat ini sudah mulai berkurang yang ada di PMI Kota Tangerang untuk persediaan darah perharinya.

Foto Dok PMI Kota Tangerang

“Ini program untuk mempermudah masyarakat yang ingin mendonorkan darahnya dalam keadaan Physical Distancing, dengan cara seperti ini, masyarakat tidak perlu takut untuk donor darah dan juga dapat memenuhi stok darah” ujar kepala Unit Donor Darah PMI Kota Tangerang David H Sidabutar. Tangerang, 11/06/2020.

Kepala Biro Humas PMI Kota Tangerang, Ade Kurniawan mengatakan, penurunan stok darah ini lantaran warga takut keluar rumah untuk mendonorkan darahnya.

Ade menuturkan, walau menipis tapi ia memastikan kalau stok darah masih ada sampai saat ini. Namun mengingat ini masa pandemi pihaknya tak bisa memastikan kelangsungan stok itu.

“Untuk ini kita menggunakan status motivasi donor, karena supaya stok di PMI Kota Tangerang tetap aman. Kalo untuk jumlah stok darah sudah mulai menipis,” kata Ade.

Foto Dok PMI Kota Tangerang

Ade menyebut, penurunan jumlah pendonor tersebut masih mengkhawatirkan karena hal itu mempengaruhi langsung stok darah di Kota Tangerang. “Hampir 90% persen ya (penurunan),” singkatnya.

Mewabahnya virus corona, imbuh Ade, menjadi salah satu penyebab utama kekhawatiran warga untuk mendonorkan darahnya. 

Ade menerangkan, virus COVID-19 tidak menular melalui darah atau pun kegiatan donor darah. “Edukasi dibutuhkan kepada pendonor darah dan masyarakat bahwa donor darah aman,” kata Ade.

Atas hal itu, kegiatan donor darah di kantor PMI maupun di luar menggunakan mobil unit tetap akan dilaksanakan. Hal itu dilakukan untuk memenuhi kebutuhan stok darah yang ada PMI Kota Tangerang, meski masyarakat dibatasi untuk berpergian ke tempat-tempat keramaian.

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

 

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.