
Tangerang, Katakota.com — Polres kota Tangerang berlakukan siaga satu terhadap 66 gereja di wilayah Kabupaten Tangerang, Minggu (13/5). Hal ini menyusul adanya aksi teror di sejumlah gereja di Surabaya, Jawa Timur pagi tadi.
Kabag Ops Polresta Tangerang, Kompol Mirodin menegaskan, dengan peningkatan status kewaspadaan ini, pihaknya melakukan upaya penebalan keamanan di sejumlah rumah ibadah dan gereja di kabupaten Tangerang.
“Sedikitnya 132 personel dari aparat Kepolisian yang diterjunkan untuk mengamankan 66 gereja,” katanya Minggu (13/5).
Selain penebalan petugas keamanan, lanjut Mirodin para aparat keamanan yang disiagakan juga dilengkapi dengan senjata baik itu berseragam atau pakaian preman.
“Kewaspadaan sesuai instruksi ditingkatkan menjadi siaga 1 akan hal ini dan fokus juga pada gereja yang memiliki jamaat lebih banyak yakni di kawasan Panongan dan Pasar Kemis. Peningkatkan kewaspadaan ini mengingat wilayah kita memiliki banyak gereja begitupun jemaatnya,” kata dia.
Pihaknya menginstruksikan pengawasan ketat di kawasan pintu masuk, area gereja baik luar ataupun dalam. Pemeriksaan barang bawaan juga diperketat bagi pengunjung gereja ataupun masyarakat yang berada di sekitar gereja. “Waspada kita minta untuk barang bawaan dan juga orang-orang yang mencurigakan,” ungkap Mirodin.
Peralatan lengkap seperti metal detector juga disiapkan untuk menghindari hal-hal yang membuat gangguan keamanan dan ketertiban.
Pihaknya juga berpesan kepada jemaat dan masyarakat untuk tetap waspada, namun, tetap tenang dan jangan panik. “masyarakat atau jemaat diharapkan jangan panik ditambah, jangan cepat mempercayai info yang beredar dan segera laporkan pada pihak kepolisian. Kami juga meminta tidak adanya penyebarluasan gambar atau info tertentu yang dapat membuat kepanikan,” tegasnya
Sumber : Merdeka.com

























