Tangerang,Katakota.com- Prostitusi terselubung berkedok warung remang-remang marak di dekat Bandara Soekarno Hatta, tepatnya di wilayah Kosambi Kabupaten Tangerang.
Bangunan kafe hiburan malam itu berada di lahan milik PT Angkasa Pura II.
“Memang itu lahan milik PT AP II, kami akan bicarakan masalah ini dengan Pemda gimana untuk ke depannya,” ujar Manager Humas Bandara Soetta, Dewandono Prasetyo
Dikatakannya lahan tersebut akan diperuntukan dalam proses kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Tangerang.
“Rencananya lahan itu nantinya akan digunakan oleh Pemda, tapi belum tahu untuk apa dan bagaimana. Masih tahap koordinasi,” ucapnya.
Sementara itu Camat Kosambi, Murhadi menjelaskan pihak PT AP II sebagai pemilik lahan mempunyai kewenangan untuk membongkar warung – warung yang dijadikan praktik prostitusi ini.
Ia menambahkan jajarannya sudah menggelar razia, namun pratik esek – esek itu masih saja ada.
“Kami hanya menunggu instruksi saja untuk melakukan pembongkaran. Kan PT AP II sebagai pemilik lahannya,” katanya.
Murhadi menuturkan mayoritas di kafe itu adalah wanita yang sebelumnya bekerja di kawasan Dadap, Kabupaten Tangerang.
Ia pun sudah menyarankan agar pemilik bangunan untuk membongkar warung remang – remang ini atas kesadaran sendiri.
Murhadi menyatakan dalam waktu dekat ini pihaknya akan menggelar rapat bersama PT AP II dalam membahas mengenai penyakit masyarakat itu.
“Setelah pembongkaran, dilakukan pemagaran. Supaya tidak dibangun kembali oleh para pemilik kafe,” tandasnya. (ACW)/Foto Ilustrasi berbagai sumber
























