Tangerang, Katakota.com– Yuni Oktora (21) warga Desa Laksana, Kecamatan Pakuhaji lolos dari aksi pembegalan saat dalam perjalanan pulang bekerja pukul 19:30 pada Kamis (25/1/2018).
Yuni menerangkan, Ia setiap hari selalu melintasi kawasan Desa Laksana dan tidak pernah terjadi apapun.
“Saya berangkat kerja setiap hari lewat situ,” ucapnya.
Saat insiden tersebut, Yuni mengurangi laju kendaraannya karena terdapat polisi tidur. Dan pada waktu bersamaan, pelaku yang sebelumnya sudah standby pun beraksi.
“Saya kira warga sekitar, awalnya nggak curiga. Kebetulan di jalan kan agak belok dan gajlukan, pas saya rem motornya, pelaku langsung menendang, saya jatuh. Pelaku langsung ngambil stang dan narik motor,” ungkapnya.
Tak terima motornya hendak diambil, Yuni sempat menghalau pelaku dengan mencabut kunci sepeda motornya dan berteriak keras minta tolong.
“Sempat perebutan kunci, tapi pelaku tetap melawan, kaki saya diinjak dan ditendang.
Saya dapat kunci motor saya. Pisau yang dipakai pelaku langsung dibuang sama pelaku ke kebun,” ucapnya.
Karena teriakan Yuni cukup keras sehingga mencuri perhatian warga sekitar, pelaku yang ingin mencoba kabur pun kepergok warga dan ditangkap pada saat itu juga. Dan langsung diamankan pihak kepolisian.
Kapolsek Teluknaga, AKP Fredy Yuda mengatakan, pelaku diamankan warga saat membawa kabur sepeda motor Honda Scoopy milik korban bernopol B-3136-CDP.
Modus pelaku dengan cara menunggu di marka kejut, sehingga korban pun mengurangi laju kendaraannya dan pelaku langsung beraksi.
“Modusnya pelaku standby di jalan rusak, dan polisi tidur. Ketika korban melaju sangat pelan, pelaku menendang korban hingga terjatuh, dan membawa kabur sepeda motornya,” ujarnya di Mapolsek Teluknaga, Kamis (1/2/2018).(dit)


























