Tiket Masuk Di Talaga Biru Dikeluhkan Warga

1729
istimewa

Tangerang, KataKota.com – Tiket masuk ke tempat wisata Talaga Biru, Cigaru, Cisoka Kabupaten Tangerang dikeluhkan warga, pasalnya mereka harus membayar tiket masuk dua kali. Pungutan yang berkedok tiket itu diduga tidak resmi, karena bentuk tiketnya yang seadanya.

Tempat wisata bekas galian pasir ini mendadak memang menyedot perhatian masyarakat, selain warga sekitar Cisoka, warga dari Serang juga mendadak penasaran ingin melihat danau yang kabarnya dapat berubah warna dan memiliki keindahan warna birunya itu.

Namun, disisi lainya warga menyesalkan karena pengelolaanya dianggap tidak tepat. Ada pungutan liar yang dianggap hanya untuk memenuhi kelompok tertentu saja. Arys, seorang pengunjung dari kota Tangerang mengaku menyayangkan pungutan tiket itu. “Masa kita dipungut tiket masuk dua kali, senilai lima ribu rupiah. Dengan nilai sebesar itu kami dapat apa, memangnya mereka memberikan fasilitas buat kami selaku pengunjung,” cibirnya.

Dari pantauan kami dilapangan, pungutan memang terjadi dua kali. Di tempat pungutan pertama, kami ditemui oleh sejumlah anak muda tanggung yang langsung meminta uang masuk ke telaga biru dengan nilai Rp 5.000, kemudian kami hanya diberi kertas kecil berwarna merah muda bertuliskan “ Wisata loket masuk telaga biru cisoka”. Tak jauh dari tempat pertama, di tempat kedua kami temui gerombolan anak muda kembali yang meminta uang masuk ke telaga biru, pengakuanya untuk pendapatan uang kampung, dan meminta uang senilai yang sama, selanjutnya kami hanya diberi secarik kertas putih bertuliskan Wisata Talaga Biru.

Andi, warga daerah Cikande, Serang Provinsi Banten yang kebetulan berkunjung ke Talaga Biru itu mengaku terkejut juga karena dimintai uang sebanyak dua kali, namun ia mengaku tak bisa menolak karena sudah jauh-jauh datang ingin melihat tempat wisata itu. “Semestinya kalau mau minta uang masuk jangan lima ribu, ini kan tempat wisata baru. Kami harap ada peran serta pemerintah setempat dalam pengelolaannya, sehingga tempat wisata ini dapat terkelola dengan baik untuk kedepanya,” katanya. (eq/kk)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

 

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.