Ribuan Mahasiswa Baru Unis Ikuti Pengenalan Kehidupan Kampus

121
Ribuan Mahasiswa Baru Unis Ikuti Pengenalan Kehidupan Kampus,(adit/katakota.com)

Tangerang, Katakota.com – Ribuan mahasiswa baru Universitas  Islam Syekh Yusuf (Unis) Tangerang mengikuti pengukuhan mahasiswa baru pada Sabtu (1/9/2018). Mahasiswa baru diminta untuk “melek”teknologi dan beradaptasi dengan perkembangan jaman dalam meningkatkan kompetensi dan pengetahuannya.

Wakil Rektor III bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerjasama Unis, Suhaya mengatakan, kegiatan pengukuhan mahasiswa baru dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) diikuti hampir 1500 peserta dari berbagai fakultas. Tujuannya guna mensosialisasikan kegiatan mahasiswa yang ada dikampus diantaranya pengenalan akademik wawasan kebangsaan dan materi lainnya yang berkaitan dengan kehidupan kampus.

“Kegiatan ini wajib diikuti oleh mahasiswa baru, karena menjadi prasyarat dalam mengikuti sidang skripsi selain juga telah mengikuti Kuliah Kerja Kemasyarakatan,” ujar Suhaya.

Usai mengikuti materi mahasiwa baru akan diserahkan kepada fakultas masing-masing untuk mengikuti inagurasi. Selain itu kegiatan akan diisi dengan penggalangan dana untuk korban gempa di Lombok dan penanaman pohon.

“Intinya tidak ada perploncoan namun lebih kepada memberikan pendidikan praktis yang bermanfaat untuk mahasiswa dalam mengetahui kehidupan kampus,”kata dia.

Sementara Ketua yayasan Unis Tangerang,H. Hudaya Latuconsina mengatakan animo masyarakat kepada Unis sangat tinggi, Hal ini dibuktikan dengan pesatnya jumlah mahasiswa yang mendaftar di Kampus swasta tertua di Banten ini.

“Dari data yang mendaftar ada 1800 mahasiswa namun kami hanya terima 1500 disesuaikan dengan kapasitas yang tersedia,” ujar Hudaya.

Ia berpesan kepada mahasiswa baru untuk melek dengan perkembangan teknologi dan adaptasi dengan perkembangan jaman.

“Kalau tidak mempersiapkan diri adaptasi antara ketinggalan atau digilas orang,  Jadi kata kuncinya mematangkan diri untuk menyongsong itu dengan sikap yang kritis, kolaboratif dan kreatif,” ujar Hudaya.

Menurutnya kesadaran untuk maju harus diikuti dengan sikap kritis dan kolaboratif dalam adaptasi dengan perkembangan teknologi.

“Jadi penting sekali bagaimana dosen juga harus mempersiapkan diri, dosen yang ketinggalan atau dosen yang gaptek dari mahasiswanya bukan cerita baru, Ini sudah tidak boleh, mala itu kami sebagai penyelenggara membuka pintu untuk tunjukan kemajuan,” ujarnya.

Menurutnya Unis telah menunjang dengan fasilitas yang tersedia memberikan ruang dalam adaptasi perkembangan jaman. Selain itu teknologi dan informasi juga mudah diakses melalui gadget.

“Pertanyaannya dia respon dan sadar sedang proses perubahan atau tidak, dua kata kunci menyelesaikan perubahan yakni kita adaptasi dalam perubahan atau menjadi leader perubahan pertanyaan ini kan sulit buat kita kalau belum menjadi leader jadilah terus pihak yang beradaptasi jangan merasa malu dengan proses adaptasi karena itu bagian penting menunjukan kita ga ketinggalan,” papar Hudaya.(dit)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.