Sosialisasi Pemilu di Kabupaten Tangerang Dinilai Belum Optimal

3
Sosialisasi Pemilu di Kabupaten Tangerang Dinilai Belum Optimal,(adit/katakota.com)

Tangerang, Katakota.com – Sosialisasi tahapan pemilihan umum (Pemilu) yang disampaikan oleh KPU Kabupaten Tangerang belum terlihat optimal. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya beredar sosialisasi para caleg dan Calon DPD-RI melalui media sosial yang akunnya tidak terdaftar di KPU.

Hal itu diungkapkan oleh pengamat politik, Subandi Musbah melalui pesan whatsappnya yang diterima pada Selasa (25/9/2018).

“Ada banyak caleg yang melakukan sosialisasi/kampanye menggunakan akun yang diduga kuat tidak atau barangkali belum didaftarkan. Saya menduga mereka tidak memahami sepenuhnya soal PKPU, dan ini tugas KPUD Tangerang,” tegas Subandi.

Menurut Subandi, sebagai institusi resmi, KPUD harus lebih optimal memberikan pemahaman kepada seluruh caleg, bahkan masyarakat soal apa saja yang boleh dan tidak soal kampanye.

Termasuk soal tahapan lainnya, kata Subandi, KPUD tidak cukup sekedar mengundang LO partai dalam acara sosialisasi.

“Perlu dilibatkan unsur masyarakat luas melalui organisasi kemasyarakatan, OKP, dan lembaga pendidikan misalnya. Pers sebagai pilar demokrasi, harus juga dilibatkan,” ungkapnya.

Subandi beranggapan, seharusnya Bawaslu yang menanyakan kepada KPUD Tangerang, terkait adanya pelanggaran karena tidak maksimalnya sosialisasi Pemilu.

“Inikan tahapan awal, kalau ada banyak pelanggaran, saya kira Bawaslu terlebih dahulu bisa menanyakan kepada KPUD Tangerang, apakah selama ini sudah melakukan sosialisasi dengan efektif dan massif. Jika belum, saya kira kurang pantas kalau peserta pemilu yang disalahkan,” jelasnya.

Sementara, Ketua KPU Kabupaten Tangerang, M.Ali Zaenal Baidin mengatakan, KPU Kabupaten Tangerang sudah melakukan sosialisasi PKPU nomor 23/2018 tentang kampanye Pemilu.

Ia menjelaskan, sosialisasi yang dilakukan oleh KPU Kabupaten Tangerang, berupa kegiatan tatap muka dengan pemangku kepentingan.

“Kalau bicara tahapan Pemilu 2019, sudah dimulai dari Agustus 2018, dan kami sudah sering menyampaikan kepada masyarakat, terkait tahapan baik dalam forum terbuka, website dan media informasi lainnya. Bahkan kami sering menyisipkan info tahapan pemilu 2019 pada tahapan pilkada berjalan,” pungkasnya.
(Mad sutisna/KK).

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

 

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.