Stadion Benteng dan Akhir Penantian Warga Kota Tangerang

103
Kondisi Stadion Benteng terkini.(Adit/Katakota.com)

Tangerang, Katakota.com– Kabar gembira bagi warga Kota Tangerang, Setelah sekian lama mendambakan kehadiran stadion Sebentar lagi Pemkot Tangerang bakal menata dan membangun Stadion Benteng berkonsep indoor dan modern.

Rencana pembangunan stadion Benteng dilakukan Pemkot Tangerang setelah mendapatkan kepastian hukum status aset lahan. Beberapa waktu lalu Pemkab Tangerang menyerahkan 56 aset kepada Pemkot Tangerang, Salah satunya Stadion Benteng.

Stadion Benteng yang terbengkalai bertahun-tahun membuat geram dan gemas berbagai pihak termasuk dari DPRD. HM Sjaifuddin Z. Hamadin anggota komisi IV sebelumnya getol menyuarakan adanya Rudicial Review atas Undang-Undang Nomor 2 tahun tentang pembentukan Kotamadya Tangerang.

Hal itu pernah disuarakan Sjaifuddin karena begitu lambannya penyerahan aset dari Kabupaten Tangerang ke Pemkot Tangerang. Akibatnya kondisi sejumlah aset memprihatinkan tak terawat.

Sejumlah aset yang berada di pusat Kota sangat tak sedap dipandang. Apalagi Stadion Benteng yang bersebelahan dengan Pusat Pemerintahan Kota Tangerang. Belum lagi kondisi bangunan yang semakin hari semakin tak karuan wujudnya.

Stadion yang dahulu menjadi markas tim Persita dan Persikota itu dari kejauhan bagaikan bangunan tua. Memasuki halaman tanah becek dan serakan sampah menyambut. Wajah kusam cat-cat mengelupas hampir diseluruh bagian stadion.

Aksi vandalisme memenuhi seluruh ruang bangunan Stadion. Tampak lahan parkir dan halaman dijadikan lokasi berjualan beberapa pedagang.

Mendekati pintu stadion hawa pengap menyeruak, sesekali angin menghembuskan bau pesing. Tangga menuju tribun VIP tergembok pintu besi berkarat.

Satu-satunya akses masuk Stadion melalui lorong bawah. Pintu itu digunakan pemain official saat bertanding. Didalamnya suasana pengap kembali menghampiri ditambah kurangnya pencahayaan karena tak ada lampu.

Pintu ini langsung menembus ke lapangan, Terdapat bench tempat official berteduh. Berdiri disamping Bench ini sangat terasa kemegahan stadion.

Memandang ke arah tribun penonton ilalang tinggi tumbuh tinggi, Bahkan banyak pepohonan didalamnya rimbun merambat ke pagar pembatas dan bangku penonton.

Tiang-tiang penerangan di sudut stadion masih berdiri gagah dengan warna khas besi berkarat tanpa dilengkapi bola lampu. Rumput terlihat tak rata terlihat tanahnya.

Meski demikian lapangan masih kerap digunakan untuk berbagai kegiatan contohnya seleksi tim Persikota beberapa waktu lalu. Ada juga warga yang memanfaatkan sekedar bermain bola ataupun jogging keliling stadion.

Menyusuri tribun VIP kondisinya tak jauh berbeda, vandalisme memenuhi hampir seluruh ruang dinding. Meskipun berkarat atap besi masih sangat kokoh melindungi tribun penonton dari hujan dan terik matahari.

Bangunan stadion yang bertahun-tahun tak terawat ini menciptakan kesan angker. Apalagi banyak kesaksian yang menyatakan adanya penampakan mahluk astral.

Kesan seram dan menakutkan di stadion Benteng diperkuat dengan kehadiran beberapa channel youtube yang dilakukan sejumlah orang dengan mengangkat kisah mistis mahluk gaib penghuni stadion.

Terbengkainya bangunan stadion ini juga menjadi penyebab masyarakat pecinta sepak bola geram dengan kebijakan Pemerintah Kota Tangerang. Walikota Arief R.Wismansyah dianggap tak cinta sepakbola.

Pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) berupa taman-taman tematik di Kota Tangerang menjadi kambing hitam. Sempat terlihat di sudut Kota spanduk-spanduk yang bertuliskan “Kami Tak Butuh Taman, Kami Ingin Stadion”.

Belum lagi kegeraman masyarakat di media sosial yang tak kalah gaduhnya. Banyak netizen yang tak mengetahui terkait status aset yang belum diserahkan dari Kabupaten Tangerang.

Masyarakat tak mau ambil pusing terkait status adminstrasi aset. Yang mereka ketahui stadion berada di Kota Tangerang dengan APBD triliunan dan dinilai sanggup memperbaiki rupa stadion.

Sebenarnya Pemkot Tangerang bukan tak memiliki kebijakan dalam menyiapkan sarana olahraga, Buktinya Pemkot juga sedang merencanakan pembangunan stadion di Selapajang Kecamatan Neglasari.

Kini setelah bertahun-tahun kondisinya memprihatinkan, Stadion di Kota berjuluk Akhlakul Karimah itu telah diserahkan status asetnya. Pemkot Tangerang tancap gas bebenah menyiapkan rencana revitalisasi Stadion kebanggaan masyarakat Tangerang itu.

“Kita mau bangun sport center, Jadi nanti stadion Benteng desainnya indoor dengan kapasitas sekitar 15 Ribu penonton, lalu outdoornya dbangun di Selapajang sekitar 20-25 ribu penonton,” ujar Walikota Tangerang H.Arief R. Wismansyah.

Rencana Pemkot menata kembali stadion Benteng memberikan harapan besar kepada warganya, Khususnya pecinta sepakbola di Kota seribu industri sejuta jasa ini.

Tak tanggung-tanggung keinginan kepada Pemkot agar membangun stadion yang berkapasitas besar dan berstandar internasional. Harapan itu bukan keinginan muluk sebab Kota Tangerang berdekatan dengan Ibukota Jakarta.

“Kalau bisa bangun yang besar sekalian dan bermanfaat jangka panjang. Pembangunan tak hanya karena mau dipakai tuan rumah Porprov saja,” ujar Ilham warga Kota Tangerang.

Dia membandingkan stadion Pakansari di Kabupaten Bogor yang kerap dijadikan venue internasional. Pilihannya karena menjadi alternatif terdekat selain stadion Gelora Bung Karno.

“Jika bertaraf internasional dipastikan Stadion Benteng jadi pilihan tepat menggelar berbagai kegiatan selain di Jakarta,” kata dia.(dit)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

 

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.