Tolak Hasil Muscab, DPAC Kota Tangerang Ancam Mundur

71

Tangerang — Hasil dari musyawarah cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Tangerang pada 7 Maret kemarin yang memenangkan Ahmad Fuadi sebagai ketua Tanfiz DPC PKB berbuntut panjang. Pasalnya, para ketua DPAC PKB se-Kota Tangerang mengancam mundur dari partai karena merasa dikebiri hak suaranya.

Oji Bahroji ketua forum DPAC PKB Kota Tangerang mengungkapkan menolak hasil muscab karenakan dilaksanakan tidak sesuai dengan AD/ART dan peraturan partai. Proses Muscab juga diduga hanya rekayasa belaka dari ketua DPW yang mengatasnamakan ketua umum DPP PKB.

Tidak hanya itu, sambung Oji, para DPAC tidak diberikan ruang untuk menentukan calon-calon pimpinan DPC, bahkan DPW selama ini tidak memperhatikan dan hanya memanfaatkan ketika verifikasi partai di KPUD agar lolos.

“Saat muscab hak-hak suara kami dikebiri (diambil alih oleh DPW) dan kawan-kawan kami DPAC diganti tanpa ada penilaian yang objektivitas. Demokrasi dalam muscab juga tidak dilaksanakan, kami para DPAC yang memiliki SK memastikan untuk sepakat meninggalkan PKB kota Tangerang bersama sama apabila hasil muscab dilanjutkan,”tegas Oji kepada awak media, Selasa (9/3).

Lebih jauh ia mengungkapkan telah melakukan upaya komunikasi ke jajaran pengurus partai pusat agar merespon suara dari bawah ini.

“Saya sendiri mewakili DPAC PKB kota Tangerang sudah sampaikan masalah ini via WA langsung ke Ketua umum kami bapak Muhaimin Iskandar, dan Waketum bapak Hanif Dhakiri, agar muscab yang telah dilaksanakan untuk di batalkan karena tidak sesuai dengan AD ART dan perturan partai, ini saya fikir zolim, karena mengambil hak- hak kami tanpa persetujuan kami,”ucapnya.

Pihaknya juga siap untuk menempuh langkah-langkah hukum jika aspirasi ini tidak dipenuhi oleh pengurus pusat. Harapannya melalui pernyataan sikap ini secepatnya bisa mendapatkan respon sehingga persoalan bisa segera menemukan titik terang.

“Kami siap ambil langkah-langkah penolakan sesuai aturan partai baik itu di Mahkamah partai dan upaya hukum lainnya. Saya berharap PKB semakin besar dan semakin solid dari mulai ranting sampai ke DPC, oleh karena itu kami ingin berjuang bersama kader kader yang telah berkontribusi untuk PKB baik para senior PKB di Kota Tangerang maupun para junior yang ada saat ini,”tegasnya saat membacakan lima butir pernyataan sikap di kantor DPAC Kota Tangerang.

Terpisah, penulis mencoba konfirmasi polemik ini kepada Sekretaris Wilayah DPW PKB provinsi Banten Umar Bin Barmawi, namun sayang, saluran telepon tidak aktif setelah beberapa kali dihubungi.

Sebagaimana diketahui, pada muscab PKB Kota Tangerang Minggu 7 Maret 2021 di hotel Horison Serpong sebanyak 10 DPAC di Kota Tangerang merekomendasikan nama Kemal Fasya Madjid menjabat kembali ketua Tanfiz PKB Kota Tangerang, namun DPW Banten malah menunjuk Ahmad Fuadi. (Cep/katakota)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

 

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.