UMKM Award 2026 Tangerang, 9 Pelaku Usaha Raih Penghargaan

2

Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop UKM) Kota Tangerang menggelar UMKM Award 2026 di Ruang Patio, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Kamis (20/8/2026).

Kegiatan yang dibuka Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono Hasan itu menjadi ajang apresiasi bagi pelaku UMKM yang dinilai memiliki potensi, kreativitas, serta mampu menghasilkan produk unggulan. Sebanyak sembilan pelaku UMKM terpilih sebagai penerima penghargaan dari tiga kategori, yakni pangan atau kuliner, fesyen, dan kerajinan atau kriya.

Kepala Disperindagkop UKM Kota Tangerang, Suli Rosadi mengatakan UMKM Award menjadi salah satu upaya pemerintah untuk menggali potensi pelaku usaha lokal sekaligus mendorong mereka agar terus berprestasi.

“Kita juga berjuang berusaha menggali beberapa potensi supaya bisa muncul ke permukaan. UMKM Award ini sebetulnya hanya bentuk upaya pemerintah bagaimana mendorong para UMKM ini punya prestasi,” kata Suli.

Menurutnya, penghargaan tersebut bukan semata-mata soal pemberian hadiah, tetapi menjadi bentuk apresiasi untuk meningkatkan motivasi pelaku UMKM dalam mengembangkan usahanya.

“Ini bentuk apresiasi saja supaya UMKM punya semangat, punya semangat untuk mencapai hasil yang maksimal,” ujarnya.

Suli berharap keberadaan UMKM dengan produk-produk unggulannya dapat ikut mengangkat nama Kota Tangerang dan membuatnya mampu bersaing dengan daerah lain.

“Kita berharap Kota Tangerang itu yang selalu saya impikan ini bisa sejajar dengan kota-kota lain, yang tentunya diharapkan tentu saja Kota Tangerang juga bisa terangkat nama baiknya,” jelasnya.

Dalam UMKM Award 2026, terdapat sekitar 98 pelaku UMKM yang mengikuti proses penilaian. Setelah melalui tahapan tersebut, sembilan pelaku UMKM kemudian terpilih untuk menerima penghargaan.

“Kurang lebih sekitar 98 pelaku UMKM yang mendapat penilaian sebelum terpilih 9 pelaku UMKM yang menerima penghargaan saat ini,” ungkap Suli.

 

Sementara itu, Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono Hasan mengapresiasi produk-produk UMKM yang ditampilkan dalam ajang tersebut. Ia menilai sejumlah produk memiliki ciri khas dan daya tarik yang berpotensi dikembangkan menjadi bisnis.

Maryono mendorong para pelaku UMKM mengubah pola pikir agar tidak hanya bergantung pada bantuan pemerintah, tetapi mulai fokus mengembangkan usaha secara mandiri.

“Jangan hanya berpikir bagaimana mendapatkan bantuan, tetapi mulai bertanya bagaimana usaha saya bisa tumbuh dan mandiri,” kata Maryono.

Menurut Maryono, pemerintah akan terus membangun ekosistem dan membuka akses bagi pelaku usaha. Namun, peluang tersebut harus dimanfaatkan dengan keberanian untuk berkembang.

Ia juga mencontohkan sejumlah produk UMKM yang dinilainya memiliki keunikan, seperti tas untuk tumbler, pakaian berukuran besar, serta hijab dengan corak yang memiliki cerita.

“UMKM Award 2026 diharapkan tidak berhenti sebagai ajang penghargaan, tetapi menjadi momentum bagi pelaku usaha Kota Tangerang untuk meningkatkan kualitas produk, memperluas pasar, dan membangun usaha yang semakin mandiri serta berdaya saing,” pungkasnya. (Agu)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.