Wali Kota Tangerang: Sertifikasi Halal Tingkatkan Daya Saing UMKM dan Jamin Mutu Produk

3

Pemerintah Kota Tangerang menegaskan pentingnya peningkatan literasi halal di tengah masyarakat. Wali Kota Tangerang, Sachrudin melihat sertifikasi halal saat ini tidak hanya menjadi bentuk kepatuhan terhadap syariat Islam, tetapi juga menjadi jaminan kualitas yang mampu meningkatkan daya saing produk, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Hal tersebut disampaikan Sachrudin saat menutup Halal Fest 2026 yang dirangkaikan dengan peringatan Milad ke-51 Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang serta pelantikan Pengurus MUI Kecamatan se-Kota Tangerang di Kantor MUI Kota Tangerang, Minggu (26/7/2026).

“Halal Fest bukan sekadar ajang pameran produk. Festival ini menjadi ruang untuk membangun ekosistem halal yang semakin kuat di Kota Tangerang,” kata Sachrudin.

Ia mengatakan, Halal Fest kini telah berkembang menjadi wadah kolaborasi untuk memperkuat literasi halal, mendorong pemberdayaan UMKM, sekaligus membangun ekosistem ekonomi syariah di Kota Tangerang.

Sachrudin menjelaskan, berbagai produk mulai dari makanan dan minuman, produk olahan, katering, kosmetik, obat tradisional, fesyen muslim hingga produk UMKM lainnya perlu didorong memiliki sertifikasi halal.

Menurutnya, keberadaan sertifikat halal memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus meningkatkan nilai jual produk di pasar.

“Sertifikat halal hari ini bukan hanya simbol kepatuhan terhadap syariat, tetapi juga menjadi jaminan kualitas, kebersihan, keamanan, dan kepercayaan konsumen. Nilai-nilai tersebut menjadi modal penting agar produk UMKM Kota Tangerang mampu bersaing di pasar yang semakin luas,” ujarnya.

Pemkot Tangerang, lanjut Sachrudin, mengapresiasi sinergi MUI Kota Tangerang bersama Kementerian Agama dan berbagai pihak dalam memberikan pendampingan sertifikasi halal kepada pelaku UMKM. Ia menilai upaya tersebut merupakan investasi jangka panjang untuk memperkuat ekonomi kerakyatan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ke depan, Pemkot Tangerang akan terus memperkuat pengembangan industri halal melalui pembinaan UMKM, kemudahan perizinan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, digitalisasi pemasaran hingga perluasan akses pasar.

Ia juga mengajak para pelaku UMKM untuk terus berinovasi, menjaga kualitas produk, serta menjadikan sertifikasi halal sebagai nilai tambah dalam menghadapi persaingan usaha.

Tak hanya itu, Sachrudin turut mengajak masyarakat untuk lebih mencintai dan menggunakan produk lokal sebagai bentuk dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

“Dengan membeli produk UMKM kita sendiri, kita turut menggerakkan roda perekonomian daerah, menciptakan lapangan kerja, dan menghadirkan keberkahan bagi sesama,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Sachrudin juga menyampaikan ucapan selamat Milad ke-51 kepada MUI Kota Tangerang.

Menurutnya, selama lebih dari lima dekade MUI telah menjadi mitra strategis pemerintah dalam membina umat, menjaga kerukunan, memperkuat syiar Islam, serta menciptakan kehidupan masyarakat yang religius dan harmonis.

Ia turut mengucapkan selamat kepada Pengurus MUI Kecamatan se-Kota Tangerang yang baru dilantik. Sachrudin berharap kepengurusan baru mampu memperkuat peran MUI sebagai pembina umat, perekat persatuan, sekaligus menjadi jembatan komunikasi antara ulama, umara, dan masyarakat.

Menutup sambutannya, Sachrudin berharap Halal Fest tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi berkembang menjadi gerakan bersama untuk memperkuat literasi halal, mengembangkan ekonomi syariah, memberdayakan UMKM, serta meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap produk lokal yang halal dan berkualitas.

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.