Tangerang, Katakota.com– Sejumlah ruas jalan di Kota Tangerang dilanda kemacetan parah. Masyarakat mengeluhkan kondisi tersebut dan meminta upaya konkrit dalam mengatasinya.
Meskipun jalan berada di wilayah Kota TangerangWarga Tangerang Keluhkan Kemacetan Di Ruas Jalan Propinsi Banten namun kewenangan ruas jalan berada di Pemerintah Propinsi Banten. Mobilitas kendaraan yang melintas pun dari berbagai arah yakni Jakarta serta Kota lainnya.
Salah satu warga Santi mengungkapkan, kemacetan parah terjadi di Jalan MH Thamrin perbatasan dengan Kota Tangerang Selatan saat jam pulang kerja. Antrian kendaraan sudah mengular sejak pintu keluar tol kebon nanas hingga pertigaan menuju Gading Serpong.
“Perlu diperhatikan serius oleh Pemerintah yakni penambahan infrastruktur atau solusi lainnya,” ujarnya.
Hal yang sama disampaikan Sofi, kemacetan terjadi di pertigaan jalan menuju Gondrong. Ia pun meminta pihak terkait memiliki langkah konkrit mengatasi permasalahan tersebut.
“Harus segera dicarikan solusi, kalau kelamaan akan semakin memperparah kemacetan,” ucapnya.
Kepala Dishub Kota Tangerang, Saeful Rohman mengatakan, di Kota Tangerang terdapat 78 titik kemacetan diantaranya berada di ruas jalan milik Propinsi Banten.
“Kemacetan turut dipengaruhi mobilitas kendaraan dari daerah sekitar Kota Tangerang,” ujar Saeful.
Selain itu terkait mengatasi kemacetan pihaknya memiliki perencanaan diantaranya adalah perpanjangan Busway Koridor 13 sampai ke Poris Plawad dengan elevated Busway. Akan tetapi Pembangunannya berada di ruas jalan milik Propinsi diantaranya Jalan Hos Cokroaminoto.
“Busway koridor 13 sangat diminati dan dapat mengatasi kemacetan ini operasionalnya sudah sampai pukul 22.00 penumpangnya perhari mencapai 17 ribu,” papar Saeful.
Kemudian dikatakan Saeful terkait pembangunan TOD (Transit Oriented Development ) Poris Plawad yang akan di Ground breaking bulan Mei ini. Diharapkan dapat diintegrasikan dengan rencana pembangunan LRT oleh Propinsi Banten.
“Mobilitas masyarakat dari arah Tangerang Selatan ke Kota Tangerang sangat tinggi. Dengan dibangunnya LRT diharapkan dapat mengatasi kemacetan di Kota Tangerang, mohon kiranya Propinsi dapat membantu Kota Tangerang mengatasi permasalahan kemacetan,” ujarnya.
Gubernur Banten, Wahidin Halim mengatakan, permasalahan tersebut akan ditindaklanjuti dengan khusus bersama dinas terkait.
“Nanti dirapatkan khusus ya,” ujar Wahidin.(dit)
























