LPKA Klas I Tangerang Mengikuti Kompetisi Hadroh di Festival Al-Azhom

50
LPKA Klas I Tangerang Mengikuti Kompetisi Hadroh di Festival Al-Azhom,(ccp/katakota.com)

Kota Tangerang, Katakota.com, -Sejak dibukanya oleh walikota Tangerang Arief R Wismansyah pada Sabtu, 31 Agustus 2019 lalu. Festival Al-Azhom ke-8 ini tidak terasa sudah memasuki hari kelima, kegiatan tahunan yang digelar ini sekaligus memperingati 1 Muharram 1441 Hijriyah yang dikemas berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Selain diikuti oleh perwakilan kota dan kabupaten serta negara undangan, festival Al-Azhom ini menyentuh kalangan terbatas seperti warga binaan LPKA Klas I Tangerang. Untuk pertama kalinya, sebanyak 10 anak didik LPKA Klas I Tangerang tampil dihadapan publik untuk unjuk kemampuan.

Tidak hanya mengikuti lomba hadroh saja, mereka mengikuti beberapa kategori yang dilombakan, seperti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), Hingga lomba Da’i Cilik. “Ucapnya, Deni Hariansyah Kasie Pengawasan dan penegakkan disiplin LPKA Klas I Tangerang di sela sela perlombaan hadroh, Rabu (4/9/2019) di lingkungan Masjid Raya Al-Azhom, Kota Tangerang.

“Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih sekali kepada panitia Festival Al-Azhom yang telah memberikan kesempatan kepada warga binaan kami ikut tampil dalam kompetisi skala internasional ini. Dengan undangan ini, anak-anak bisa unjuk keahlian mereka selama dibina di LPKA,” ujar Deni.

Nomer urut 5 LPKA Klas I Tangerang dalam mengikuti kompetisi hadroh internasional di Festival Al-Azhom, kota tangerang (ccp/katakota.com)

Satu tim hadroh warga binaan LPKA ini harus bersaing dengan wakil dari 4 negara tetangga ini. Sama seperti dengan halnya perwakilan lapas di kategori MTQ internasional dan yang lainnya adu kemampuan sebagai da’i cilik.

Dalam kesempatan yang sama, pelatih warga binaan LPKA dalam Festival Al-Azhom ini, Andri Ferly mengatakan berharap pengalaman ini bisa mengikuti event besar dan dapat berguna di masa mendatang. “Diharapkan festival ini dapat bermanfaat untuk menyemangati mereka dalam menempa diri agar bisa lebih baik lagi kedepannya dan menjadi insan yang berguna ketika kembali ke masyarakat,” ucapnya Ferly.

Festival Al-Azhom yang telah memasuki tahun kedelapan ini semoga bisa menjadikan Masjid Raya Al-Azhom sebagai pusat kegiatan festival. Mulai dari karnaval budaya, festival marawis, tabligh akbar, dan aneka lomba islami lainnya seperti yang telah disebutkan di rundown acara festival Al-Azhom hingga pawai sarungan.

“Festival Al-Azhom telah menjadi sentra pengembangan majelis ilmu dan peradaban islam serta ajang silaturahmi pemuda. Harapannya, dengan rangkaian kegiatan yang dilaksanakan ini dapat menciptakan masyarakat madani yang berakhlakul karimah,” kata Ketua Panitia Festival Al-Azhom, Romi Abidin. (Ccp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

 

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.