
1 dari 4
Gubernur DI Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono X (tengah kiri), Bupati Gunung Kidul Badingah (tengah kanan), Head Of Public Relations Division PT Astra International Tbk Riza Deliansyah, dan Ketua Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim Arietta Adrianti berjabat tangan erat yang menjadi simbolis peresmian "Rintisan Desa Wisata Budaya Gedangsari" yang berlokasi di SMKN 2 Gedangsari, Desa Tegalrejo, Kec. Gedangsari, Kab. Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta hari ini (30/8). PT Astra International tbk melalui Yayasan Pendidikan Astra – Michael D. Ruslim (YPA-MDR) menggagas daerah ini untuk menjadi sebuah desa wisata budaya berkolaborasi dengan paguyuban komite sekolah dan masyarakat yang ada di Desa Tegalrejo. (Astra/KataKota/Fajrin)
Hijaunya daun menjadi latar belakang pagelaran busana, kegiatan ini tercatat sebagai rekor dunia oleh rekor MURI sebagai kegiatan pertama di Indonesia yang sekaligus menandai peresmian "Rintisan Desa Wisata Budaya Gedangsari" yang bertempat di SMKN 2 Gedangsari, Desa Tegalrejo, Kec. Gedangsari, Kab. Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta hari ini (30/8). (Astra/KataKota/Fajrin)
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X (tengah), berdialog dengan para pembatik cilik yang berpartisipasi dalam pemecahan rekor dunia dari MURI untuk kegiatan Membatiik Lintas Generasi. Tampak turut berdialog adalah Ketua Yayasan Michael D Ruslim Arietta Adrianti (kiri tengah), Bupati Gunungkidul Badingah (kedua dari kiri), Head of Environment, Social & Responsibility PT Astra International Tbk Riza Deliansyah (kanan). Pada kegiatan membatik lintas generasi ini, peserta termuda berumur 4 tahun yang bernama Gangsar, Ghazy, Evan, dan Aisyah, sedangkan peserta tua berumur 78 Tahun yang bernama Saniyem Ratno Taruno. (Astra/KataKota/Fajrin)



























