6 Makanan Bikin Otak Makin ‘Encer’

3
Ilustrasi brokoli, salah satu makanan yang mampu tingkatkan kecerdasan otak. (Jakub Kapusnak/FoodiesFeed)

Katakota.com, -Otak menjadi pusat koordinasi seluruh aktivitas jaringan maupun organ tubuh. Organ satu ini kerap menjadi pusat perhatian apalagi jika menyangkut aktivitas ujian atau aktivitas lain yang menyita pikiran. Sebagian orang pun mempercayakan suplemen otak demi mendongkrak performanya.

Akan tetapi, tak perlu repot mencari vitamin atau suplemen, ada beberapa jenis makanan yang patut masuk daftar asupan demi kecerdasan otak. Makanan-makanan ini antara lain brokoli, salmon, kacang-kacangan, alpukat, telur, dan tomat ceri.

 

1. Brokoli

Brokoli merupakan jenis sayuran berwarna hijau dan kerap ditemukan dalam sajian sup atau masakan lain. Diperkaya dengan antioksidan, brokoli juga kaya akan vitamin K.

Vitamin K merupakan vitamin larut lemak yang penting untuk membentuk sfingolipid atau tipe lemak yang membungkus sel-sel otak. Sejumlah studi menghubungkan asupan vitamin K dengan ingatan yang lebih baik.

Selain vitamin K, brokoli juga mengandung komponen antiinflamasi dan efek antioksidan sehingga membantu melindungi otak dari kerusakan.

 

2. Salmon

Salmon memiliki kandungan asam lemak esensial omega 3. Komponen ini penting untuk fungsi otak. Sekitar 60 persen otak terdiri dari lemak dan setengahnya merupakan jenis omega 3.

Omega 3 berfungsi untuk membentuk otak dan sel saraf sehingga asam lemak ini penting untuk fungsi belajar dan mengingat.

Selain salmon, jenis ikan lain yang mengandung asam lemak adalah sarden. Seseorang direkomendasikan untuk mengonsumsi sekitar 113 gram per sajian selama 2-3 kali dalam sepekan.

3. Kacang-kacangan

Kacang-kacangan dan biji-bijian merupakan sumber vitamin E. Semakin bertambahnya usia, orang memerlukan asupan vitamin E untuk tetap menjaga performa otak. Kacang-kacangan atau biji-bijian bisa dijadikan makanan ringan sebagai camilan selingan.

Jenis kacang-kacangan yang bisa dikonsumsi antara lain kenari, hazelnut, almond, kacang mete, kacang tanah, biji bunga matahari, biji chia, dan wijen. Kacang atau biji dapat dikonsumsi dalam bentuk apapun dan sebaiknya hindari kacang atau biji yang rasanya asin.

 

4. Alpukat

Buah satu ini kerap dijadikan alternatif minuman jus atau bahkan sebagai pendamping salad.

Alpukat memang mengandung lemak. Namun, kandungan lemak yang ada dalam alpukat merupakan lemak tak jenuh tunggal yang berkontribusi pada kesehatan aliran darah.

“Dan aliran darah yang sehat berarti otak sehat,” kata Ann Kulze, penulis Dr. Ann’s 10-Step Diet: A Simple Plan for Permanent Weight Loss; Lifelong Vitality dikutip dari WebMD.

Dia menyarankan konsumsi seperempat atau setengah alpukat ke dalam asupan makanan sehari-hari.

5. Telur

Telur banyak mengandung kolin. Kolin merupakan senyawa bahan awal untuk pembentukan asetilkolin, yakni salah satu neurotransmiter penting pada otak. Zat ini berperan penting dalam pengiriman sinyal atau impuls pada satu saraf ke saraf lain.

Selain itu, telur mengandung kolesterol. Komponen ini penting sebagai membran sel otak seperti antioksidan yang mampu melindungi otak.

 

6. Tomat ceri

Bentuknya yang mini tak sebanding dengan fungsinya yang begitu besar buat otak. Tomat ceri yang berwarna merah cerah mengandung karotenoid yang dapat meningkatkan kemampuan kognisi dan memori dalam jangka waktu panjang.

Kandungan lain yang tak kalah penting ialah likopen. Likopen melindungi sel-sel tubuh dari inflamasi. Kandungan likopen terbesar terdapat pada kulit tomat.

Sumber : CNNIndonesia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

 

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.