DPRD kota tangerang imbau masyarakat jangan takut di vaksin Covid-19

5

Vaksin Covid-19 salah satu cara untuk meminimalisir daya tular Covid-19. Dimana saat ini pandemi masih terus berlangsung dan terus bertambah jumlah pasiennya.Demikian dikatakan Wakil Ketua  DPRD Kota Tangerang Tengku Iwan.

“Kita semua tidak usah takut, kekhawatiran kita semua telah terjawab dengan keluarnya uji klinis dari lembaga yang kita percaya yaitu Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM),” ujar dia.

Politisi PKS ini mengatakan, dari segi syariat soal kenyamanan umat Islam khususnya, Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah menerbitkan fatwa mengenai kehalalan vaksin Covid-19 buatan Sinovac. Fatwa ini dikeluarkan menyusul diterbitkannya Emergency Use Authorization (EUA) oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), pada Senin (11/1/2021) bulan lalu.

“Sudah keluar dari MUI, dan kalau dari lembaga sekelas MUI tidak dipercaya, kemana lagi kita harus percaya, itu kan yang jadi sandaran kita,” katanya.

Diterangkannya, vaksinasi ini sudah mulai berjalan, dari Presiden, Kepala daerah, dan para tenaga kesehatan (nakes), kemudian akan menyusul TNI-Polri. Hasilnya tidak ada masalah. Untuk itu, sekali lagi saya menghimbau kepada masyarakat untuk mendukung upaya Pemerintah dalam mengatasi pandemi ini.

“Mengenai tentang ini bukan satu-satunya obat, ya..kita paham. Tapi ini satu dari sekian banyak cara. Bahkan kami dari PKS sudah ada himbauan dari Dewan syariah harus mensosialisasikan pentingnya vaksinasi covid-19 kepada masyarakat,” pungkasnya.

Diketahui, Dalam Fatwa MUI Nomor: 02 Tahun 2021 Tentang Produk Vaksin Covid-19 dari Sinovac Life Science Co. LTD China dan PT Bio Farma (Persero), MUI menyatakan bahwa vaksin tersebut hukumnya suci dan halal. Vaksin tersebut juga boleh digunakan untuk umat Islam sepanjang terjamin keamanannya menurut ahli yang kredibel dan kompeten.(dit/RIS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

 

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.