Ini Catatan Sjaifuddin Atas Kinerja Periode Pertama Arief-Sachrudin

11
Ini Catatan Sjaifuddin Atas Kinerja Periode Pertama Arief-Sachrudin,(adit/katakota.com)

Tangerang, Katakota.com– Anggota Komisi IV DPRD Kota Tangerang Sjaifuddin Z.Hamadin memberikan catatan atas pencapaian pembangunan periode pertama Walikota dan Wakil Walikota Arief-Sachrudin. Hal tersebut agar dituntaskan di periode kedua nanti.

Wakil Ketua Fraksi PAN DPRD Kota Tangerang  ini menyebut masih banyak pembangunan yang belum tuntas dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Hal tersebut terdiri atas pembangunan dalam segi pendidikan infrastruktur dan kesehatan.

Dalam hal pendidikan, Pemkot Tangerang berencana akan membangun 1.000 ruang kelas baru namun hingga Juli 2018 baru terbangun 953 ruang kelas baru.

“Artinya masih ada 47 ruang kelas yang belum terselesaikan,” kata dia.

Terkait infrastruktur, Sjaifuddin menyebutkan sebanyak 1.278 ruas jalan sudah dibangun Pemkot dalam waktu lima tahun terakhir dengan kjarak 346 kilometer. Dengan jalan yang ada, ia menyarankan Pemkot Tangerang bisa membuka ruas jalan baru.

“Dengan luas jalan yang saat ini ada dan kendaraan yang terus bertambah, kalau tidak ada penambahan ruas jalan saya yakin lalu lintas akan kraudit,” ungkapnya.

Terkait pembebasan lahan untuk pembuatan posyandu, Sjaifuddin menganggap masih berjalan di tempat. Saat ini baru 484 posyandu yang sudah dibangun dan 512 lainnya belum.

“Jumlah itu sejak 2003 lalu jamannya pak Wahidin Halim masih belum juga tertuntaskan,” ujarnya

Secara postur pencapaian kinerja Pemkot Tangerang, Sjaifuddin menganggap pencapaiannya relatif baik. Namun memang ada beberapa target yang belum terselesaikan.

Sebelumnya Walikota Tangerang Arief R.Wismansyah menyampaikan penjelasan Akhir Masa Jabatan (AMJ) dalam rapat paripurna pekan lalu.

Penyampaian tersebut didasari ketentuan dalam Peraturan Pemerintah No 3 tahun 2007 yang mengamantkan kepala daerah menyampaikan laporan akhir masa jabatan dengan catatan kinerja tahun 2014-2018, untuk tahun 2018 capaian kinerja sampai dengan triwulan 1.

Walikota Tangerang Arief R.Wismansyah, mengatakan, perkembangan indikator makro pembangunan daerah Kota Tangerang selama kurun waktu 2014-2018 dapat terlihat melalui berbagai indikator diantaranya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang menunjukan kecenderungan peningkatan yang positif.

“Pada tahun 2017 angka IPM Kota Tangerang sebesar 77,01 poin meningkat sebesar 0,72 poin dari tahun 2014 sebesar 76,29 poin dan sampai akhir tahun 2018 akan mencapai 77,36 poin,” ujar Walikota

Indikator penting lainnya adalah Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) di Kota Tangerang pada tahun 2017 sebesar 5,30 persen yang melebihi LPE Propinsi Banten yang tumbuh sebesar 5,26 persen serta LPE Nasional yang tumbuh sebesar 5,02 persen.

“Sampai akhir tahun 2018 LPE Kota Tangerang akan mencapai 7 persen,” ucapnya.

Selanjutnya indikator Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) yang merupakan penilaian dari masyarakat sebagai stakeholder pembangunan. Penilaian terhadap pelayanan publik juga sebagai refleksi dari sikap masyarakat terhadap pelayanan yang diberikan oleh Pemerintah daerah.

“Nilai IKM Kota Tangerang selama kurun waktu 2016-2017 masuk dalam kategori A atau Sangat baik, Hal ini menunjukan Pemerintah daerah sudah menjalankan fungsi pelayanan publik sangat baik dan memuaskan masyarakat,” pungkasnya.(dit)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

 

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.