Ini Kata Akademisi di 9 Tahun Kota Tangsel

7

Tangsel,Katakota.com- Akademisi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Djaka Badranaya mengingatkan kepada pemkot supaya melakukan evaluasi atas kinerja RPJMD baik yang era sebelumnya maupun yang saat ini.

Menurutnya, evaluasi bukan pada tahapan serapan anggaran namun pada realisasi RPJMD sudah sejauh mana dapat terserap dan sesuai dengan agenda besar pembangunan.

“Pemkot tentu sudah banyak melakukan banyak hal, tapi itu tidak cukup apabila tidak ditinjau kembali perkembangan, perbaikan dan hal lain untuk memastikan bahwa programnya sesuai dengan target. Ini sangat penting dilakukan,” paparnya saat diskusi refleksi 9 tahun Kota Tangsel.

Sejauh mana pemerintah menjadi fungsi regulasi, pengawas sekaligus pelayan pada masyarakat bekerja dengan optimal. Bagaimana memberikan kemudahan bagi peluang usaha yang ingin berinvestasi ekonomi di Tangsel. Harus bisa membaca apa yang menjadi kebutuhan masyarakat Tangsel.

“Harus dapat dianalisa berapa kebutuhan setiap kelompok. Di Tangsel tempat tongkrongan, itu jauh lebih ramai dikunjungi oleh banyak orang dan ini peluang investasi yang sangat menarik,” tambahnya.

Tidak dapat dipungkiri bahwa, Tangsel memang baru berusia 9 tahun tapi sebelum Tangsel lahir wilayah seperti BSD, Bintaro, Pamulang Ciputat itu sudah ada. Maka perlu juga penataan yang komprehensif supaya pemerataan pembangunan ekonomi tumbuh.

“Harus dilihat dari mana dulu, berbicara Tangsel saat ini karena hanya pemindahan status adminstrasi saja baru usia sembilan tahun tapi jauh sebelum itu wilayah ini sudah ada,” tukas Djaka.(Adit)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.