Wali Kota Tangerang, Sachrudin menegaskan keluarga yang harmonis menjadi fondasi penting bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam memberikan pelayanan publik yang optimal. Menurutnya, ketenangan dan kebahagiaan di lingkungan keluarga akan berdampak langsung terhadap kualitas kinerja serta profesionalisme ASN.
Hal itu disampaikan Sachrudin saat membuka kegiatan Pembinaan Keluarga Bahagia ASN di Lingkungan Pemerintah Kota Tangerang yang digelar di Aula Pusat Pemerintahan, Ruang Al-Amanah, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Rabu (22/7/2026).
“Keluarga adalah tempat kita pulang, tempat kita memperoleh ketenangan, dukungan, dan semangat untuk kembali mengabdi. Oleh karena itu, keluarga yang harmonis bukan hanya menjadi kebahagiaan pribadi, tetapi juga menjadi modal penting dalam membangun kinerja yang baik,” kata Sachrudin.
Menurutnya, sebagai ujung tombak pelayanan kepada masyarakat, ASN dituntut memiliki integritas, profesionalisme, dan dedikasi yang tinggi. Namun, kualitas pelayanan publik tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis, melainkan juga dipengaruhi oleh kondisi psikologis serta keharmonisan kehidupan keluarga.
“Saya meyakini bahwa ASN yang memiliki keluarga yang harmonis akan bekerja dengan lebih tenang, lebih fokus, lebih produktif, dan mampu memberikan pelayanan yang semakin berkualitas. Ketika hati dan pikiran kita tenang karena keluarga yang saling mendukung, maka semangat untuk melayani masyarakat pun akan tumbuh dengan lebih tulus,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Sachrudin menjelaskan kegiatan pembinaan yang mengusung tema “Ketika Janji Suci Diuji” merupakan bentuk perhatian Pemerintah Kota Tangerang dalam memperkuat ketahanan keluarga para ASN.
Ia berharap kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi forum pembelajaran, tetapi juga ruang refleksi untuk membangun karakter yang kuat, baik dalam kehidupan rumah tangga maupun saat menjalankan tugas sebagai abdi negara.
Lebih lanjut, Sachrudin menilai penguatan ketahanan keluarga sejalan dengan upaya membangun birokrasi yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan.
“Pelayanan publik yang berkualitas tidak hanya lahir dari kompetensi dan kemampuan teknis, tetapi juga dari karakter, keteladanan, serta ketenangan batin yang berawal dari keluarga,” tegasnya.
Di akhir sambutannya, Sachrudin mengajak seluruh ASN memanfaatkan pembinaan tersebut untuk memperkuat komitmen membangun keluarga yang harmonis, tangguh, dan bahagia sebagai penopang pelayanan publik yang semakin baik.
“Mari kita mulai dari keluarga. Karena ketika keluarga kuat, akan lahir pribadi-pribadi yang kuat. Ketika pribadi kuat, akan lahir ASN yang profesional, berintegritas, dan melayani sepenuh hati. Dan ketika ASN mampu bekerja dengan hati yang tenang, maka pelayanan kepada masyarakat pun akan semakin berkualitas dan optimal,” pungkasnya.






























