Mengenal Damartama, Paskibraka Kota Tangerang Sukses Menjadi Perwira TNI AL

3
Damartama Putra Akbar Nusantara /foto istimewa

Lettu Laut (P) Damartama Putra Akbar Nusantara anggota Paskibraka Kota Tangerang tahun 2008 sukses menjadi perwira muda di TNI AL.

Diusianya yang masih muda Damar pernah bertugas sebagai Kontingen Garuda XXVIII-J di UNIFIL Maritime Task Force, yaitu gugus tugas laut pertama dan satu-satunya yang beroperasi dibawah bendera PBB. Sebagai perwira muda TNI AL Damar telah berkunjung ke 14 negara di dunia.

Dibalik pencapaiannya itu ada jalan terjal yang ditempuhnya. Damar pernah gagal menjadi Paskibraka nasional padahal saat itu mimpinya menjadi Paskibraka tinggal selangkah lagi, Ia telah masuk nominasi di tingkat Provinsi Banten. “Saat itu saya tidak terpilih,” kenangnya.

Setelah lulus SMA, Damar mencoba mendaftar di Akademi Angkatan Udara. Ia yang telah diterima di Fakultas Hukum Universitas Indonesia merelakan kesempatan itu untuk mengejar mimpi sebagai prajurit, namun ia belum berhasil lolos di seleksi pantukhir AAU.

Tahun berikutnya Damar berhasil lulus tes masuk AAL namun ujian kembali menghampiri Damar, saat pendidikan ia mengalami kecelakaan. “Ada asessment dari medis tidak direkomendasikan melanjutkan pendidikan. Konsekuensinya harus tinggal kelas karena perlu pemulihan hampir satu tahun,” katanya.

Mencicipi pengalaman pahit semakin membuat Damar semakin tangguh dalam menjalani aktivitasnya. Lulus pendidikan ia ditempatkan di KRI Usman Harun-359 serta meraih tanda jasa kemiliteran pertamanya yaitu UN Peacekeeping medal saat bertugas di Lebanon.

“Pengalaman yang berkesan saya pernah merasakan upacara HUT RI di Kedubes Ankara. Ini menjadi pengganti kegagalan Paskibraka tingkat nasional kala itu,” katanya.(Adit)

Lulusan Terbaik Pendidikan Militer di Amerika Serikat

Lettu Laut (P) Damartama Putra Akbar Nusantara Pemuda yang mengenyam pendidikan mulai Sekolah Dasar hingga SMA di Kota Tangerang ini mengharumkan Indonesia di kancah internasional dengan meraih peringkat satu pada program International Surface Warfare Division Officer Course (IDIVO) di Surface Warfare Officer School (SWOS), Amerika Serikat pada tahun 2020 lalu.

“TNI AL mengirimkan 2 Perwira termasuk saya dari total 9 siswa dari 7 negara yakni Indonesia, Jordania, Latvia, Rumania, Uruguay, Thailand dan Ghana,” ujar Damar.

Dalam pendidikan yang ditempuh selama 16 minggu Damar belajar bersama dan berdiskusi dengan siswa internasional lainnya, termasuk membuat dan memaparkan rencana operasi sebagai pasukan maritim multinasional dalam dimensi peperangan permukaan dan pertahanan udara.

Keberhasilannya didasari oleh tekad untuk terus berproses dan belajar. Tujuan dan perencanaan yang telah dibuat dijalankan dengan komitmen.
Damar pun bersyukur pernah menjadi bagian dari Paskibraka. Karakter kejuangan dan cinta tanah air terus mengikuti dan tumbuh dalam dirinya.

“Sebagai pemuda kita juga harus bekali diri dengan berbagai keterampilan karena kalau bicara sekolah, semua orang sekolah tapi keterampilan menjadi nilai tambah untuk diri kita sendiri,” pungkasnya.(Adit)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

 

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.