Menteri Yohana : Mahasiswa Agen Dalam Memperkuat Ketahanan Keluarga

6
Menteri yohana,(adit/Katakota.com)

Tangerang, Katakota.com– Mahasiswa dipercaya memiliki potensi kecerdasan, idealisme, semangat, dan energi yang tinggi. Mahasiswa juga merupakan kelompok yang peka terhadap situasi sekelilingnya dan merupakan agen-agen yang akan memperkuat ketahanan keluarga di Indonesia.

Demikian dikatakan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Yembise saat menghadiri Indonesian Culture And Nationalism (ICN) 2018 di Universitas Prasetiya Mulya, Kabupaten Tangerang, Sabtu (12/5).

Menurutnya setiap individu merupakan sumber daya pembangunan. Bayangkan jika satu orang mahasiswa dapat membantu 1 keluarga yang masih sulit untuk terhubung dengan pelayanan pembangunan, maka akan terlihat berapa banyak keluarga yang dapat di bantu. Inilah salah satu praktek nyata, bagaimana mahasiswa akan berperan di dalam masyarakat setelah lulus dari perguruan tinggi nanti.

Untuk itu, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) mendorong para mahasiswa di perguruan tinggi untuk ikut andil dalam program One Student Save One Family (OSSOF). OSSOF merupakan strategi penguatan ketahanan keluarga untuk lebih memperkenalkan mahasiswa pada kehidupan keluarga-keluarga di sekeliling mereka. Para mahasiswa juga dapat membantu keluarga-keluarga untuk mencari jalan keluar dari masalah yang mereka alami.

“Kita bisa saja belajar banyak ilmu dan teori, namun tidak pernah melihat siapa yang ada di sekeliling kita, bagaimana kehidupan mereka dan cara mereka meningkatkan kualitas hidup,” katanya.

Hal senada di sampaikan oleh Puteri Indonesia Lingkungan Hidup 2018, Vania Fitryanti Herlambang, Ia mengaku bangga menyaksikan para mahasiswa berprestasi yang merupakan generasi penerus bangsa.

” Janganlah pernah lelah untuk berprestasi dan membawa dampak positif bagi lingkungan sekitar dan pembangunan Indonesia.” ujar Vania.

Era globalisasi memaknai nasionalisasi kaum muda dalam wujud jiwa yg kreatif,mandiri,serta partisipatif dalam pembangunan. Setidaknya 59% populasi Indonesia berada dalam usia produktif dan mampu membawa Indonesia menjadi lebih baik.

“Pesan saya kepada seluruh mahasiswa untuk terus belajar manfaatkan fasilitas, tekhnologi, sarana dan prasara dengan baik. Harapannya kalian semua dapat mengenali situasi kehidupan masyarakat yang terlihat dan berada di sekitar kalian. Dengan demikian, kepekaan untuk memahami masalah dalam masyarakat semakin meningkat.” tutup Menteri Yohana.(dit)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

 

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.