Meriahnya Pringatan Kartini di Kolong Flyover Ciputat

11
Meriahkan peringatan hari kartini dikolong flyover ciputat,(adit/Katakota.com)

Tangsel, Katakota.com– Puluhan anak-anak meluapkan keceriaan di bawah kolong Flyover Ciputat dalam pentas peringatan hari Kartini yang digelar oleh pengurus Taman Baca Masyarakat (TBM) Kolong Flyover Ciputat.

Kegiatan yang bertajuk “Semangat Kertini Untuk Anak Indonesia” merupakan mimpi bagi pengurus TBM yang selama ini menginginkan ada gebyar bagi anak-anak didiknya. Dengan momen Hari Kartini maka dibuatlah acara gebyar meski dalam kondisi sederhana.

Pengelola TBM Kolong Flyover Ciputat Doni S Ramadan mengatakan dari raut wajah anak-anak yang ikut pentas seni begitu ceria memancarkan keberanian meski mereka masih malu-malu. Impian memberikan pangung bagi mereka agar keberanian mulai tertanam sejak dini di hadapan orang banyak cukup lama.

“Penampilan adik-adik yang kita ajarkan di tiga minggu terakhir di TBM Kolong Flyover ini bertujuan mengajarkan adik-adik tampil di depan umum dan secara tidak langsung memberitahukan kepada masyarakat ada kegiatan di kolong. Kami ingin sejak lama membuat acara seperti ini untuk anak-anak hadirnya peringatan Hari Kartini maka kami buat,” kata Doni.

Tampilan anak-anak yang sebagian besar adalah peserta belajar yang diadakan setiap tiga kali dalam seminggu Selasa, Kamis dan Sabtu antara jam 15.30 hingga 17.30 WIB sekitar 20 anak dan kegiatan Minggu tentang kreativitas seperti baca puisi dan menari dimulai pukul 13.00 hingga 16.00 WIB dengan total anak sekitar 70 an anak. Kegiatan peringatan Kartini seperti membaca puisi, mendongeng dan menari.

“Tari kicir-kicir dan jali-jali sertaondel-ondel termasuk ibu-ibu ikut tarianyang ternyata mampu menarik orangtua murid. Pada puisinya pun dimasukan sosok Kartini seperti apa agar adek-adek mengenal,” tambahnya.

Alasan mengambil tema “Semangat Kertini Untuk Anak Indonesia” menginginkan sosok pahlawan-pahlawan agar anak-anak mengenal para pejuang. Sehingga jiwa pejuang akan terparti pada anak-anak. Pada acara pun ditampilkan pembacaan dongeng perjuangan kartini selama masa hiup ia.

“Harapan lain dengan mengenalkan adik-adik  sebagian tidak bersekolah agar mengtahui juga perjuangan Kartini dan semangatnya dapat dirasakan mereka,” sambungnya.

Dari peserta yang kerap ikut belajar seminggu tinga kali dan setiap hari Minggu 70 persen mengikuti sekolah formal dan 30 persennya tidak mengenyam pendidikan formal. Dirinya bersama teman-teman membuka waktunya untuk memberikan ruang bagi anak-anak terlantar dan masyarakat pada umumnya untuk belajar besama di TBM Kolong yang dibentuk sejak 4  Juni 2016 dengan koleksi 1500 eksemplar.

“Anak-anak yang tidak mengikuti sekolah formal dilandasi faktor keluarga dan soal ekonomi. Maka kami berikan wadah untuk bisa belajar bersama, membaca dan lain-lain,” tambahnya.

Demikian disampaikan oleh Ketua Panitia Tiffani menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat Ciputat dan sekitarnya yang telah berpartisipasi pada acara peringatan Hari Kartini. Tanpa diduga dukungan cukup banyak, warga berdatangan untuk memeriahkan.

“Ini satu kejukan bagi kami panitia ternyata cukup antusias baik dari orangtua adek-adek juga masyarakat. semoga ini mampu mendorong masyarakat luas untuk bisa berbuat baik kepada lingkungan terutama anak-anak yang butuh bimbingan orangtua,” tukasnya. (dit)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

 

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.