Padat dan Semrawutnya Parkir di M1 Bandara

18
Padat dan Semrawutnya Parkir di M1 Bandara,(adit/katakota.com)
lebaran

Tangerang, Katakota.com– Kawasan Bandara Soekarno-Hatta terus berkembang, Selain aktivitas penumpang juga beragam aktivitas pekerja di Bandara terbesar di Indonesia itu. Namun kondisi itu tak dibarengi dengan kondisi fasilitas publik berupa parkir kendaraan di pintu M1.

Pantauan katakota.com pada Selasa (30/4) siang, ribuan kendaraan terparkir padatnya, Perlu perjuangan untuk mendapatkan lokasi parkir sepeda motor. Mulai dari pintu masuk pengambilan tiket berisi kendaraan roda dua.

Pengendara harus mencari lokasi kosong namun cukup sulit apalagi diperparah dengan cara pemilik memarkir motor secara serampangan.

Banyak motor yang diletakkan menutupi motor yang terparkir. bahkan ada yang sempat harus mundur sejauh kurang lebih 10 meter karena tidak ada ruang untuk berputar mencari lokasi parkir yang kosong akibat pemilik kendaraan parkir justru di ruas kosong yang semestinya dipergunakan untuk jalan baik ketika akan masuk atau pun keluar.

Suasana area parkir M1 pintu masukĀ  jalur perimeter selatan,(adit/katakota.com)

Sayangnya lagi pada keadaan seperti itu, tidak ada nampak petugas parkir yang berjaga-jaga untuk mengarahkan pemilik motor. Kondisi itu juga dikeluhkan salah seorang pemilik motor Fadli Faturohman (28) yang hendak mencari parkir. “Susah banget mau parkir,” keluh pria yang juga karyawan salah satu maskapai penerbangan tersebut.

Fadli mengaku heran mengapa pengelola bandara dalam hal ini AP II tidak menyediakan lokasi parkir secara layak. Padahal katanya di satu sisi kesemrawutan parkir kendaraan bermotor merusak turut estita megahnya bangunan TOD yang terletak persis di sampingnya dan tentu saja wajah bandara. “Mikirnya juga harusnya juga sampai ke sana. Buat PT AP II, bangun parkir saja harusnya perkara gampanglah, tapi enggak tau juga sih mereka mungkin menganggap enteng fasilitas kayak gini,” katanya.

Ia pun berharap kedepan hal ini juga dipertimbangkan oleh AP II mengingat status Bandara Soetta sebagai bandara terbaik di Indonesia. “Artinya semua sistemnya di bandara ini harus jadi contoh. Mulai dari hal-hal yang besar sampai dengan hal-hal kecil seperti urusan parkir motor begini harus yang terbaik juga lah,” ujar warga Sepatan, Kabupaten Tangerang tersebut.

Keluhan juga disampaikan pemilik kendaraan motor lainnya, Asep Wardana (32). Warga Jatiuwung ini mengatakan, seringkali motornya terhalang oleh kendaraan lain yang diparkir secara melintang di belakang kendaraannya sehingga menghalangi jalan keluar kendaraannya. “Parahnya petugas nggak ada, mau ngegeser motor, kendaraannya dikunci setang. Mana panas parkiran nggak ada pelindung atapnya,” ucapnya. Sebetulnya kata pegawai yang tertugas di bagian mekanik ini, ada alternatif parkir yang lebih sepi, namun lokasinya cukup jauh. “Ada parkir di lahan kosong, tapi masa jalan kaki ke arah sini, harusnya memang dibuatin secara layak lah,” ujarnya. (Dit)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

 

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.