Persija Meminta Maaf Terkait Video Candaan Pemainnya

6
Persija Jakarta

Jakarta, Katakota.com — Manajemen dan pemain Persija meminta maaf kepada suporter Persib Bandung terkait video viral yang melibatkan pemain tim Macan Kemayoran. Permintaan maaf pemain diwakili kapten Ismed Sofyan dan penyerang senior Bambang Pamungkas melalui video yang dirilis secara resmi oleh manajemen Persija di Jakarta, Rabu (28/3). Sedangkan manajemen diwakili Direktur Utama Gede Widiade.

“Saya Ismed Sofyan sebagai kapten tim dan saya Bambang Pamungkas mewakili keluarga besar Persija memohon maaf karena telah menyinggung hati, perasaan dari seluruh suporter dan seluruh keluarga Persib Bandung. Apa yang terjadi di dalam video bukanlah kesengajaan namun demikian tidak juga dapat dikatakan benar. Oleh karena itu, dengan hati yang tulus kami memohon maaf yang sebesar-besarnya. Semoga kejadian ini bisa menjadikan pelajaran bagi kita semua,” kata Ismed Sofyan dan Bambang Pamungkas yang didampingi seluruh penggawa Persija.

Pelatih Persija Stefano Cugurra mengingatkan para pemainnya agar memetik pelajaran dari kejadian itu dan berhati-hati dalam menggunakan media sosial. Direktur Utama Persija, Gede Widiade, mengatakan pihaknya mengaku sangat menyesal atas tindakan pemainnya dan berjanji kejadian tersebut tidak terulang.

Sebelumnya tersebar video senda gurau sejumlah pemain Persija, di antaranya Gunawan Dwi Cahyo dan Riko Simanjuntak di Mess Persija, Jakarta Timur. Dalam video tersebut, Gunawan memamerkan tubuhnya yang berotot, sementara Riko bermain gitar. Namun dalam video tersebut terdengar kalimat hujatan kepada Viking, salah satu kelompok suporter Persib. Gunawan dan Riko sudah membantah keras mereka melontarkan hujatan tersebut.

PSSI bereaksi cepat atas kejadian ini. Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono mengatakan, hal tersebut merupakan kasus serius. PSSI melalui Komisi Disiplin akan bergerak untuk menyelesaikan permasalahan yang ada.

“Ini kasus serius dan akan menjadi prioritas PSSI khususnya PT Liga Indonesia Baru untuk menelaah semua aktivitas pelaku sepak bola. Tidak hanya di lapangan, namun juga di media sosial,” katanya.

Sumber    : Republika

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

 

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.