Polresta Bandara Gagalkan Peredaran Ratusan Pil PCC Ke Jakarta

9

Tangerang,Katakota.com- Polresta Bandara Soekarno-Hatta berhasil mengamankan lebih dari 900 butir obat Paracetamol Caffeine Carisoprodol (PCC). Barang haram tersebut didapat dari dua pengedar di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Kedua pelaku berinisial AN (60) dan seorang perempuan berinisial HDN (42). Kedua pelaku dibekuk di Kampung Bali, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Mereka sudah lama jadi target operasi  kepolisian Polresta Bandara Soekarno Hatta.

“Mereka itu sudah masuk DPO kami, dari kasus penangkapan sebelumnya di terminal 2. Kemudian Kami mendapat informasi keberadaan mereka di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat,” ungkap Kasat Narkoba Polresta Bandara Soetta Kompol Martua Raja Silitonga, Jumat (22/9/2017).

 

Dari hasil uji laboratorium forensik, diketahui obat tersebut mengandung tiga jenis unsur berbeda yang terdiri dari acetaminofen, cafein dan corisoprodol yang telah di retabletasi atau telah dikombinasi.

“Acetaminofen, cafein, dan corisropodol itu pada dasarnya memiliki efek berbeda beda. Setelah dipadukan, bisa menimbulkan efek stimulan jika dikonsumsi, ini yang disebut obat PCC ini. Obat ini merupakan sediaan farmasi, jenis obatan berbahaya yang izin edarnya sudah ditarik berdasarkan keputusan Kepala BPOM tahun 2003,” ungkapnya.

Dari hasil pemeriksaan, kedua pelaku mengedarkan obat sediaan farmasi ini sejak 5 bulan lalu, ke tempat hiburan yang ada di Jakarta. Polisi hingga kemarin masih memburu dua orang lain yang memasok obat tersebut kepada mereka.

“Mereka memperoleh dari 2 pelaku yang masih DPO di kawasan Cimanggis dan sekitar Central Park, Jakarta Barat,” ujarnya.

Keduanya dijerat dengan undang-undang kesehatan pasal 197 subsidair 196 Undang-undang RI nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan yang ancaman hukumannya maksimal 15 tahun dan denda maksimal Rp 1 miliar. (ACW)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

 

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.