Siswa Binus Serpong Adakan Pasar Amal

7
Siswa Binus Serpong Adakan Pasar Amal,(adit/katakota.com)

Tangsel, Katakota.com– Siswa-siswi Binus School Serpong mempunyai cara yang unik dan mendidik dalam membantu karyawan dan warga sekitar sekolah. Berlokasikan di Sjuman Hall, atas inisiasi dari OSIS Binus Serpong, siswa-siswi membuka pasar yang menjual sembako atau kebutuhan sehari-hari.

Adapun produk yang dijual berupa gula, minyak sayur, beras, mie instan, kopi, telur. Program ini disebut sebagai Charity Market atau Pasar Amal dikarenakan segala produk dijual dengan harga yang sangat rendah. Produk-produk tersebut sebelumnya dibeli dengan uang sumbangan dari siswa-siswi sendiri dan hasil penjualan disumbangkan kepada beberapa Lembaga seperti Trash Hero Indonesia, Animal Hope Shelter, Rumah Faye, Centre for Orangutan Protection.

Selain meringankan beban karyawan dan warga sekitar, program ini juga mendidik siswa-siswi untuk berbisnis. Demi mempersiapkan acara ini, siswa-siswi bekerjasama untuk mencari produk, memperhitungkan modal dan pengeluaran penghasilan, mencari Lembaga yang akan dibantu, hingga teknik berjualan.

Program yang dilakukan dalam satu hari ini dibagi menjadi 3 sesi, menurut kategori pembeli. Sesi pertama dibuka untuk semua karyawan Binus Serpong seperti OB, tukang kebun, satpam, dan karyawan outsource, sesi kedua dibuka untuk warga sekitar Binus Serpong, kemudian dilanjutkan dengan sesi ketiga yang dibuka untuk semuanya.

Adapun untuk pembelian produk dilakukan dengan kupon untuk membatasi jumlah yang dibeli. Setiap orang hanya diperbolehkan untuk membeli maksimal 1 kilogram gula, 2 liter minyak sayur, 1 kilogram beras, 10 bungkus mie instan, 10 bungkus kopi, dan 5 butir telur. Untuk semuanya dihargai dengan Rp50.000. Penjualan dari Pasar Amal tahun ini memperoleh hasil sekitar Rp15.000.000 yang kemudian disumbangkan pada Lembaga-lembaga tersebut.

“Charity Market ini sangat efektif untuk mengembangkan kesadaran siswa-siswi akan pentingnya kegiatan sosial. Melalui program ini siswa-siswi dapat memahami bahwa tindakan dan pengorbanan kecil mereka dapat membantu meringankan beban sangat banyak orang. Charity Market ini menjadi salah satu program yang ditunggu-tunggu karena sebenarnya mereka juga senang dapat berbagi kebahagiaan dengan orang yang membutuhkan,” ujar Anggie Ariyani, guru pembimbing OSIS Binus Serpong.

Diketahui Binus Serpong percaya bahwa semua anak perlu untuk mempunyai jiwa berbagi. Pasar Amal ini hanyalah salah satu dari sekian banyak program sosial lain yang dilakukan secara berkelanjutan oleh Binus Serpong. Dengan harapan agar kebiasaan dari melakukan aksi sosial ini dapat dibawa oleh semua siswa-siswi Binus Serpong ke luar lingkungan sekolah, serta jiwa sosial mereka dapat menjadi inspirasi bagi semua generasi muda Indonesia.(dit/ris)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

 

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.