Di “Climate Week”, Walikota Kenalkan Bank Sampah

17

Tangerang – Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah mengenalkan program 1.000 Bank Sampah dalam Climate Week yang diadakan oleh Kementrian Lingkungan Hidup bekerjasama dengan United Nations Development Programme (UNDP)
“Kami tahun 2008 masuk kota terkotor kedua Se Indonesia. Namun melalui kerjasama semua pihak kami sampai saat ini sudah dua kali meraih Adipura Kencana,” kata Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah dalam keterangan kepada wartawan.

Dihadapan ratusan peserta yang berasal dari praktisi lingkungan dan perwakilan pemerintah daerah, Wali Kota juga menjelaskan, kunci keberhasilan Kota Tangerang dalam pengelolaan lingkungan bertumpu pada keterlibatan masyarakat menjalankan program zero waste system melalui pembentukan Bank-bank sampah yang sampai saat ini berjumlah 350 buah.

Pemkot Tangerang mengajarkan warga mengurangi sampah langsung dari sumbernya sehingga sampah yang diangkut ke TPA tinggal residunya saja.

“Cukup dengan menabung sampah di Bank Sampah, masyarakat sudah tidak perlu mengeluarkan uang buat bayar listrik,” katanya.

Ditambahkannya, kebijakan pengurangan sampah langsung dari sumbernya juga berimplikasi dengan berkurangnya volume sampah yang masuk ke TPA.

Sehingga tidak mengherankan jika TPA Rawa Kucing yang dimiliki oleh Kota Tangerang saat ini terlihat lebih indah dan hijau.

“Kami menyebut TPA bukan lagi Tempat Pembuangan Akhir, tapi Taman Pengolahan Akhir.Karena memang di TPA kami dilengkapi juga dengan berbagai taman, bahkan lapangan bola dan danau yang banyak dikunjungi anak-anak sekolah untuk belajar pengelolaan sampah,” paparnya.

Climate Week merupakan kegiatan tahunan yang diadakan untuk membahas isu global terkait kebijakan pemerintah dalam menghadapi perubahan iklim dunia.

Dalam kegiatan tersebut juga diisi dengan berbagai acara yang terdiri dari seminar, lokakarya, dialog, expo dan kunjungan lapangan dengan mengangkat tema “Building Climate Change Resilience at Regional, National and Local Level”.

Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak dari pengambil kebijakan, akademisi, praktisi dan masyarakat yang langsung menangani upaya membangun ketahanan iklim di berbagai level.CLIMATEWEEK-WALIKOTA2

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.