Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia. Program ini digelar untuk menjaga stabilitas harga pangan sekaligus membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.
GPM kali ini akan berlangsung mulai 23 Juli hingga 13 Agustus 2026 di 13 kecamatan di Kota Tangerang yang dilakukan secara bergantian di 13 titik yang disediakan.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang, Muhdorun, mengatakan GPM menjadi salah satu upaya pemerintah memastikan masyarakat tetap dapat mengakses pangan yang aman, berkualitas, dan terjangkau, terutama menjelang peringatan HUT RI.
“Melalui Gerakan Pangan Murah, kami ingin membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, sekaligus menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di Kota Tangerang,” kata Muhdorun.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dapat membeli paket sembako seharga Rp 95.000 yang terdiri dari beras SPHP 5 kilogram seharga Rp 58.000, minyak goreng kemasan 1 liter Rp 22.000, dan gula pasir 1 kilogram Rp 17.500.
Selain paket sembako, tersedia pula berbagai komoditas pangan lainnya, seperti ayam segar mulai Rp 35 ribu, aneka daging beku mulai Rp 105 ribu, bakso mulai Rp 11 ribu, nugget mulai Rp 10 ribu, hingga aneka olahan ikan mulai Rp 15 ribu. Telur ayam dan berbagai bumbu dapur juga dijual dengan harga di bawah pasaran.
Muhdorun mengimbau masyarakat datang lebih awal agar tidak kehabisan stok serta membawa tas belanja sendiri untuk mengurangi penggunaan kantong plastik.
“Masyarakat diimbau datang lebih awal dengan membawa tas belanja serta mengikuti arahan petugas selama pelaksanaan kegiatan,” ujarnya.
Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah akan digelar secara bergilir di seluruh kecamatan di Kota Tangerang, yakni yang pertama akan dilaksanakan pada 23 Juli 2026 mendatang di Halaman Kantor Kelurahan Poris Jaya, Kecamatan Batuceper.




























