SMP Negeri 18 Kota Tangerang dimasa libur sekolah menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi seluruh guru di sekolah tersebut, Selasa (7/7/2026).
Pelatihan yang dikemas dalam bentuk workshop ini bertujuan untuk membekali para guru dengan kompetensi yang lebih mumpuni dalam menghadapi tantangan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di masa depan
Kepala SMP Negeri 18 Kota Tangerang, Puji Priyanto mengungkapkan bahwa kegiatan ini menjadi langkah strategis sekolah untuk memastikan kualitas pembelajaran di lingkungan sekolah tetap terjaga dan terus berkembang.
“Kegiatan ini dilaksanakan untuk meningkatkan mutu, kualitas para guru dalam proses belajar mengajar kedepannya. Selain itu, workshop ini menjadi wadah bagi guru untuk mencari solusi atas kendala-kendala yang mungkin dihadapi dalam proses belajar mengajar,” ujar Puji Priyanto usai kegiatan.
Dikatakannya, kegiatan Bimtek ini diikuti oleh seluruh guru SMPN 18 Kota Tangerang yang berjumlah 57 orang. Puji merinci, peserta pelatihan terdiri dari 25 guru berstatus PNS dan 32 guru berstatus P3K. Menurut dia, tingginya antusiasme seluruh staf pengajar tersebut mencerminkan komitmen kuat sekolah dalam mendukung visi pendidikan di Kota Tangerang.
Puji menjelaskan, bahwa tujuan akhir dari pelatihan ini adalah terciptanya ekosistem pendidikan yang unggul di SMPN 18. Ia berharap, peningkatan kompetensi guru akan berbanding lurus dengan peningkatan prestasi sekolah, baik dari sisi pengajar maupun para siswa.

“Harapan kami ke depannya, kualitas SMP Negeri 18 semakin meningkat. Kompetensi guru yang lebih baik nantinya akan berujung pada peningkatan kualitas dan prestasi, baik bagi guru itu sendiri maupun siswa kita,” kata Puji.
Ia menambahkan, peningkatan kualitas pendidikan di Kota Tangerang tidak dapat dipisahkan dari peran vital para guru. Oleh karena itu, pelatihan berkelanjutan seperti ini akan terus digalakkan khususnya di lingkungan SMKN 18 Kota Tangerang sebagai kunci utama dalam meningkatkan efektivitas pengajaran di dalam kelas.
“Peningkatan kualitas pendidikan ini tentu tidak lepas dari peran para guru di dalamnya. Kami percaya bahwa kualitas mengajar yang unggul lahir dari pelatihan-pelatihan pendidikan yang terus kami upayakan seperti ini,” pungkasnya. (Agung)

























