
Final Porseni Bocil Pride Cabang Olahraga Bola Basket di GOR Tangerang, Minggu (2/8/2026), berlangsung meriah. Ribuan penonton memadati arena pertandingan untuk menyaksikan laga puncak kompetisi antar pelajar tersebut.
Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Anastasia Tri Setiyawati, mengatakan Porseni menjadi salah satu program pembinaan yang konsisten digelar untuk meningkatkan prestasi peserta didik, khususnya di bidang olahraga.
Menurutnya, ajang tersebut bukan sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi wadah bagi siswa untuk mengembangkan bakat, mental bertanding, serta sportivitas sejak usia sekolah.
“Jelas, karena Porseni ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi siswa, khususnya di bidang olahraga,” ujar Anastasia usai pertandingan.

Anastasia juga mengajak seluruh peserta didik di Kota Tangerang untuk terus berlatih dan mengembangkan kemampuan di bidang olahraga. Menurutnya, Dinas Pendidikan akan terus memberikan dukungan terhadap lahirnya atlet-atlet muda berprestasi.
“Kami dari Dinas Pendidikan Kota Tangerang selalu mendukung peningkatan prestasi putra-putri Kota Tangerang, khususnya di bidang olahraga,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Perbasi Kota Tangerang, Andri S. Permana, mengaku terkejut dengan tingginya animo masyarakat yang memenuhi GOR Tangerang selama laga final berlangsung. Menurutnya, jumlah penonton kali ini jauh melampaui ekspektasi.

“Biasanya luapan penonton seperti malam ini hanya terjadi pada Perbasi Cup. Namun, berkat konsistensi Dinas Pendidikan dalam menyelenggarakan pembinaan melalui Porseni, akhirnya antusiasme masyarakat begitu luar biasa. Hari ini kita bisa melihat GOR dipenuhi masyarakat Kota Tangerang yang ingin menyaksikan pertandingan,” sebutnya.
Andri menilai, Porseni telah menjadi jalur pembinaan yang efektif dalam menjaring atlet-atlet muda berbakat. Ia mengungkapkan, sekitar 70 persen atlet bola basket Kota Tangerang yang berlaga pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) sebelumnya berasal dari jenjang SMP yang dibina melalui ajang tersebut.
“Perbasi sangat terbantu karena banyak menemukan atlet-atlet unggulan dari event Porseni. Artinya, Porseni bukan hanya ramai dari sisi peserta dan penonton, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap pembinaan atlet pelajar,” jelasnya.
Ke depan, Perbasi Kota Tangerang bersama Dinas Pendidikan berencana melanjutkan kolaborasi dengan menggelar kompetisi bola basket antar-SD. Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas pembinaan sejak usia dini.
“Basket di Kota Tangerang tidak hanya menjadi ruang untuk mencetak prestasi, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter anak-anak sejak dini. Karena itu, kami akan kembali bekerja sama dengan Dinas Pendidikan untuk menggelar kompetisi bola basket antar-SD,” pungkas Andri. (Agung)




























