Lestarikan Budaya, Festival Tang Che Diapresiasi Danrem dan Wakil Wali Kota

44
Danrem 052/Wijayakrama Brigjen TNI Rano Maxim Adolf Tilaar bersama Wakil Wali Kota Tangerang H Sachrudin menghadiri dan mengapresiasi peringatan Festival Tang Che yang digelar Banksasuci bekerjasama dengan Disbudpar dan Koperasi LBJ yang berlangsung di Kampung Tehyan, Kelurahan Mekarsari Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, pada Rabu (22/12/2021).
Di wilayah Neglasari Kota Tangerang Etnis Tionghoa atau yang biasa di sebut China Benteng memiliki banyak adat dan tradisi yang cukup menarik, yang biasanya di peringati di pengujung tahun atau akhir tahun tepatnya pada tanggal 22 Desember Masehi atau menurut kalender penanggalan Imlek tanggal 28 Cap it Gwee, setiap keluarga memakan le yang di kenal dengan onde-onde dalam perayaan ini.
Thang Che adalah tradisi perayaan sebagai tanda terimakasih kepada Tuhan Yang Maha Esa atas lindungan dan berkah Nya. Bersama Wakil wali Kota Danrem 052/WKR ikut mengamankan dan memeriahkan jalannya acara tersebut. Dalam peringatan ini juga di gelar penampilan kesenian Budaya Leluhur dari Tionghua berupa Tari Cokek, Orhestra Tehyan, Mpe Goyang, Lomba Membuat Onde, Lomba Kebaya Encim.
Ditempat yang sama juga digelar Bazaar UMKM. Dalam kesempatan ini Brigjen TNI Rano Tilaar mendapat kehormatan untuk membuka acara sekaligus meninjau Bazaar UMKM Produk dari Tangerang.
“Saya kagum karena masyarakat Neglasari Khususnya Kota Tangerang tidak melupakan sejarah, walaupun bukan warga Jakarta masyarakat Tangerang Banten masih melestarikan budaya “. tegas Danrem 052/Wkr Brigjen TNI Rano Maxim Adolf Tilaar.
Menurutnya, penyelenggaraan Festival Tang Che merupakan salah satu wujud nyata dari kepedulian masyarakat untuk melestarikan dan mengembangkan nilai nilai budaya Tionghoa/China Benteng dalam rangka memperkuat budaya di wilayah.
 “Negara Indonesia kaya akan budaya yang unik dan perlu kita lestarikan,” imbuhnya.
Wakil Walikota Tangerang, Sachrudin mengapresiasi  para penggiat Kampung Tehyan menghidupkan Kembali tradisi yang sudah lama tidak dilestarikan.
“Festival Tang Che merupakan Momentum untuk menghidupkan kembali tradisi leluhur cina benteng dan kita memiliki tanggung jawab untuk terus melestarikan nya,” ujar Wakil Walikota.
Seiring dengan Program Pemerintah Kota Tangerang, Khususnya Program Kampung Kita, Wakil berharap Kampung Tematik kembali bergeliat Menghidupkan kembali potensi wilayah.
“Kampung tematik merupakan bagian dari Program Kampung kita, mari sama-sama kita bangun Kampung-kampung kita,” pungkasnya.
Dalam kesempatan tersebut Danrem dan Wakil Walikota juga menyempatkan untuk melihat produk UMKM yang digelar di sepanjang jalan tempat itu, sekaligus mengingatkan untuk tetap menjaga protokol kesehatan dengan tetap memakai masker.(dit/rs)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.