Mahasiswa Unis Kuliah Kerja Kemasyarakatan secara daring

19

Ribuan mahasiswa Universitas Islam Syekh Yusuf (Unis) Tangerang melakukan Kuliah Kerja Kemasyarakatan (KKK) dari rumah secara daring. Hal ini terkait pandemi COVID-19.

Kegiatan bertemakan “Melalui KKK UNIS Kita Tingkatkan Peran Keilmuan Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat di Era Pandemi Covid-19″melalui sistem daring

Ketua Lembaga Pengabdian Masyarakat UNIS Tangerang, Bambang Mardi mengatakan, jumlah mahasiswa yang mengikuti kegiatan KKK Dari Rumah tahun ini adalah 1.066 orang.

Sebelumnya setiap peserta bermukim di wilayah yang menjadi pelaksanaan KKK, maka saat ini mahasiswa cukup menjadikan lokasi pengabdiannya adalah kawasan RT/RW tempat tinggalnya.

Oleh karena itu, lokasi yang dijadikan tempat pelaksanaan KKK-DR oleh mahasiswa tak hanya di Tangerang Raya tetapi ada yang di Lampung, Medan, Surabaya, Palembang hingga Banjarmasin.

“Karena namanya KKK dari rumah, maka lokasi yang dijadikan tempat pengabdian adalah RT/RW setempat. Semua kegiatan dilaksanakan secara daring,” ujar Bambang Mardi dalam acara pelepasan peserta KKK-DR 2020.

Rektor UNIS Tangerang, Prof Mustafa Kamil mengatakan, seluruh mahasiswa yang melaksanakan kegiatan harus selalu memperhatikan protokol kesehatan.

Lalu, meski pelaksanaan dari rumah tetap harus ada terobosan yang dilakukan oleh mahasiswa. Misalnya saja membuat pengembangan ekonomi digital dan promosinya dalam membantu warga terdampak.

Ketua Umum Yayasan Islam Syekh Yusuf, Hudaya Latuconsina mengatakan, setiap karya yang dibuat mahasiswa harus memiliki manfaat untuk jangka panjang.

Apalagi di masa seperti ini, perlu adanya terobosan dari mahasiswa terhadap program yang dibutuhkan oleh masyarakat untuk bangkit dari masa pandemi.

Wali Kota Tangerang, Arief Wismansyah berharap adanya inovasi dan kreativitas yang tercetus dari peserta KKK dalam membantu memulihkan ekonomi warga.

“Akibat dari pandemi ini banyak masyarakat yang ekonominya terdampak, bahkan akhirnya ada yang di PHK dan dirumahkan. Kalau dimungkinkan adik-adik bisa untuk wirausaha mandiri, berjualan secara online karena saat ini kita dipaksa masuk ke era 4.0 dimana memanfaatkan inovasi dan kreativitas dari anak-anak muda milenial. Syukur-syukur sambil KKK sambil usaha,” kata dia.

Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar mengatakan, mahasiswa diharapkan bisa membantu pemerintah dalam menyelesaikan berbagai persoalan dengan menghadirkan inovasi.(did)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

 

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.