
SMP Negeri 19 Kota Tangerang terus memperkuat komitmennya sebagai Sekolah Adiwiyata Mandiri dengan mengembangkan berbagai program yang berorientasi pada pelestarian lingkungan. Beragam upaya dilakukan secara berkelanjutan untuk menanamkan budaya hidup bersih dan ramah lingkungan kepada seluruh warga sekolah.
Kepala SMP Negeri 19 Kota Tangerang, Cucu Komarudin, mengatakan penerapan Perilaku Ramah Lingkungan Hidup (PRLH) menjadi bagian penting dalam aktivitas sehari-hari di lingkungan sekolah. Sosialisasi dilakukan secara konsisten kepada seluruh warga sekolah agar kepedulian terhadap lingkungan menjadi budaya yang terus dijaga.
“Upaya kami terus mensosialisasikan PRLH secara internal kepada seluruh warga sekolah. Kami juga terus menggalakkan peran kader Adiwiyata melalui perawatan sanitasi air seperti toilet dan wastafel agar tetap bersih, penyediaan air bersih, serta pemilahan sampah organik, anorganik, dan B3 dari setiap kelas yang kemudian disetorkan langsung ke bank sampah,” ujar Cucu usai menerima penghargaan lomba kebersihan Sekolah Adiwiyata Mandiri, Senin (3/8/2026).

Selain itu, sekolah juga mendorong pengurangan sampah plastik melalui penggunaan tumbler dan wadah makan yang dapat digunakan kembali. Seluruh siswa juga dibiasakan menghabiskan makanan dan minuman untuk meminimalkan sampah sisa konsumsi.
Program tersebut diperkuat melalui kegiatan rutin seperti Selasa Bersih dan Jumat Bersih yang sejalan dengan Gerakan Indonesia Asri. Di sisi lain, penghijauan lingkungan sekolah terus dilakukan dengan menanam serta merawat tanaman hias, sayur-mayur, hingga pohon peneduh.
“Semua itu kami lakukan agar lingkungan SMPN 19 Kota Tangerang tetap asri, rindang, nyaman, dan menjadi tempat belajar yang sehat bagi seluruh warga sekolah,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang, Yudi Pradana, mengapresiasi komitmen sekolah-sekolah Adiwiyata yang terus menanamkan karakter peduli lingkungan sejak usia dini. Menurutnya, pendidikan lingkungan di sekolah menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi yang memiliki kesadaran menjaga kebersihan.

“Ya kita terus berupaya untuk menjaga lingkungan di sekolah-sekolah ini agar berperan aktif menjaga lingkungan. Karena memang semuanya sebenarnya diawali dari sekolah. Karakter anak-anak dibentuk melalui edukasi sejak dini. Insya Allah ke depannya mereka akan terus menerapkan nilai-nilai kebersihan dalam kehidupan sehari-hari,” kata Yudi.
Melalui berbagai program tersebut, SMP Negeri 19 Kota Tangerang berharap budaya peduli lingkungan tidak hanya diterapkan di lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi kebiasaan para siswa saat berada di rumah maupun di tengah masyarakat. (Agung)




























