SDN Gondrong 3 Raih Juara I Lomba Kebersihan Sekolah Adiwiyata Mandiri Tingkat Kota Tangerang

2
Oplus_131072

SD Negeri Gondrong 3 berhasil meraih Juara I Lomba Kebersihan Sekolah Adiwiyata Mandiri jenjang Sekolah Dasar yang diselenggarakan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang. Penghargaan tersebut menjadi bukti konsistensi sekolah dalam membudayakan Perilaku Berwawasan Lingkungan Hidup di Sekolah (PBLHS) melalui program Adiwiyata.

Kepala SD Negeri Gondrong 3, Nurhidayah, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil dari komitmen seluruh warga sekolah dalam mempertahankan predikat Adiwiyata Mandiri yang telah diraih sejak 2022.

“Program Adiwiyata Mandiri kami sudah berjalan sejak 2022. Melalui lomba yang digelar DLH Kota Tangerang ini, semangat Adiwiyata kembali dibangkitkan agar tetap hidup dan terus menjadi budaya di sekolah. Intinya adalah pembiasaan Perilaku Berwawasan Lingkungan Hidup di Sekolah sehingga anak-anak memahami pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat sejak dini,” ujar Nurhidayah saat ditemui pada Kamis (30/7/2026).

Ia menjelaskan, penilaian lomba tidak hanya berfokus pada kondisi fisik sekolah, tetapi juga mencakup berbagai aspek pendukung lainnya. Mulai dari kebersihan lingkungan sekolah, keberadaan dan kinerja kader Adiwiyata, hingga implementasi kebiasaan peduli lingkungan oleh para siswa di rumah.

“Penilaiannya cukup banyak. Selain kondisi fisik dan kebersihan sekolah, kader Adiwiyata juga dinilai kelayakannya. Kemudian ada wawancara untuk melihat apakah pembiasaan yang dilakukan di sekolah juga diterapkan oleh anak-anak di rumah,” jelasnya.

Untuk menjaga lingkungan sekolah tetap bersih, SDN Gondrong 3 membentuk kader Adiwiyata yang terdiri dari para siswa. Masing-masing kader memiliki tanggung jawab di area yang berbeda, seperti ruang terbuka hijau, kantin, kamar mandi, hingga pemantauan jentik nyamuk.

“Anak-anak sudah dibagi tugas sesuai bidangnya. Ada yang bertanggung jawab menjaga ruang terbuka hijau, kantin, kamar mandi, sampai pemantauan jentik nyamuk. Guru tinggal mengarahkan dan memastikan mereka menjalankan tugasnya dengan baik,” katanya.
Selain pembagian tugas, pembiasaan menjaga kebersihan juga terus ditanamkan setiap hari. Guru secara rutin mengingatkan siswa untuk membuang sampah pada tempatnya serta memilah sampah sesuai jenisnya.

“Setiap hari kami selalu mengingatkan anak-anak untuk membuang sampah pada tempatnya dan memilah sampah sesuai jenisnya. Sampah kertas dibuang ke tempat yang sudah ditentukan, begitu juga sampah plastik. Karena anak-anak masih perlu pendampingan, guru-guru terus mendampingi agar kebiasaan baik ini benar-benar menjadi budaya,” pungkas Nurhidayah. (Agung)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.