Baru tiga minggu, pojok umkm Ciledug laris manis diserbu pembeli

1
Pojok UMKM Ciledug berada di kantor halaman Kecamatan Ciledug/ist

Sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) menjadi salah satu tulang punggung perekonomian bangsa Indonesia. Tak terkecuali di masa pandemi covid-19 saat ini.

Oleh karena itu, Pemerintah Kota Tangerang berupaya mendukung keberadaannya. Seperti adanya, pojok-pojok UMKM di setiap Kecamatan. Salah satunya, di Kecamatan Ciledug.

Setelah tiga minggu diresmikan, Pojok UMKM Ciledug sukses meraup omzet jutaan rupiah setiap harinya.

“Alhamdulillah, ngak nyangka ternyata responnya bagus. Pak camat banyak menggelar rapat di kantor kecamatan, untuk menarik potensi pembelian setiap harinya,” ungkap Ketua UMKM Ciledug, Anggraini.

Dijelaskan Anggraini, lebih dari 60 produk UMKM se-Kecamatan Ciledug dihadirkan. Mulai dari makanan kering, basah, frozen, handcraft hingga berbagai jenis minuman.

“Kalau untuk harga, mulai dari Rp5 ribu sampai puluhan ribu. Tiga minggu ini, penghasilan bisa Rp1 juta sampai Rp2 juta setiap harinya. Semakin hari, semoga geliatnya semakin bagus,” tutur Anggraini.

Sementara itu, Camat Ciledug, Syarifuddin, mengatakan, pojok UMKM Ciledug ditujukan sebagai wadah sekaligus upaya untuk terus meningkatkan gairah UMKM meski di masa pandemi. Dan tentunya, memperkenalkan dan mendekatkan produk-produk lokal di tengah masyakarat.

“Melihat responnya bagus, pojok UMKM akan perluas hingga kelurahan. Dengan fasilitas yang lebih nyaman bagi pengunjung,” kata dia.(did/riz)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

 

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.