Muludan 3 Al Ittihad kembali digelar dengan diisi Ngarak Perahu Maulud dari Masjid Raya Al A’zhom dan Masjid Jami Kali Pasir menuju Masjid Agung Al Ittihad yang masuk dalam rangkaian Festival Maulid Nusantara 7 Kota Tangerang kembali digelar, Selasa (25/8/2026).
Kirab tersebut diikuti warga bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Tangerang. Selain ngarak perahu maulud, rangkaian kegiatan juga diisi kirab tumpeng dan ziarah ke Kali Pasir.

Wali Kota Tangerang Sachrudin mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari Maulid 3 Masjid yang dipusatkan di Masjid Agung Al Ittihad.
“Kita Maulid 3 Masjid, muludan 3 masjid yang dilaksanakan di Masjid Agung Al-Ittihad. Tadi kita lihat ada kirab tumpeng di Masjid Jami Kalipasir, Masjid Raya Al-Azhom, titik kumpulnya di sini,” kata Sachrudin.
Menurut Sachrudin, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tidak hanya sebatas memperingati hari kelahiran Rasulullah. Momen tersebut juga menjadi pengingat agar masyarakat meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.
“Maulid ini bukan hanya sekadar memperingati hari lahirnya Nabi Besar Muhammad SAW saja. Tetapi bagaimana kita bisa mengingatkan tentang akhlak Rasulullah yang harus kita terapkan dalam kehidupan kita sehari-hari,” ujarnya.
Dia mengatakan Rasulullah mengajarkan kepedulian terhadap sesama dan selalu berbuat baik. Sebagai pemimpin, Rasulullah juga dicontohkan tegas namun tetap bijaksana.
“Rasulullah itu kuat, tapi tetap tawaduk,” kata Sachrudin.

Sachrudin menyebut kegiatan tersebut semakin istimewa karena dihadiri sejumlah kepala daerah dan perwakilan pemerintah daerah. Berbagai komunitas juga turut ambil bagian dalam rangkaian Festival Maulid Nusantara 7 Kota Tangerang.
“Kegiatan hari ini istimewa sekali karena dihadiri oleh Pak Wali Kota Tangerang Selatan, kemudian Pak Bupati Tangerang atau yang mewakili. Dan semua komunitas, berbagai macam kegiatan hari ini dilaksanakan, termasuk ziarah ke Kalipasir,” pungkasnya. (Agu)































